Bupati Magetan Meninjau Proyek Peningkatan Embung Ringin Agung

Bupati Magetan Dr. Drs. Suprawoto, SH. M.Si bersama Kepala Dinas PUPR dan Kabid SDA PUPR

Beritatrends, Magetan – Bupati Magetan Dr. Drs. Suprawoto, SH. M.Si dalam peninjauannya proyek peningkatan Embung Ringin Agung yang dianggarakan dari Dana APBD pihaknya turun untuk memastikan proses pembangunan embung yang dalam pengerjaannya sudah selesai 100 persen, kecuali pembangunan pendukung lainnya seperti penataan lingkungan embung dengan berbagai jenis komoditas pertanian.

Embung yang tengah dibangun ini merupakan salah satu bentuk kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat. Sebab, dampak yang akan timbul setelah selesainya pembangunan embung ini, masyarakat akan mendapatkan manfaat, utamanya irigasi pertanian, pengembangan pariwisata dan pelestarian sumber daya lahan dan air.

Bendungan ini selain sebagai pemasok irigasi pertanian, juga akan dikembangkan sebagai kawasan agrowisata

Suprawoto mengatakan, pihaknya langsung mengecek karena progamnya Magetan memperbanyak embung tahun ini membuat 8 embung, embung Ringin Agung pekerjaan memperdalam, tahun depan kalau belum maksimal nanti kita perdalam lagi dan ini sudah maksimal, sudah bisa berfungsikan.

Di Desa Terung tahun ini juga sudah kita bangun, Magetan akan memperbanyak embung artinya apa? kita menangkap air di musim hujan sehingga nanti bisa dimanfaatkan di musim-musim kemarau.

Lanjut Bupati Magetan, menurut hematnya waduk ini seperti sumur resapan tapi dalam bentuk yang terbuka dan terbukti setiap ada bendungan seperti ini dibawah pasti muncul sumber air oleh sebab itu, saya selalu menganjurkan begitu kita membuat embung ditanami pohon pohon.

“Saya membayangkan 5 tahun kedepan pohon-pohon akan besar, jadi anak-anak njenengan yang sudah mulai pacaran bisa duduk disini,”terangnya.

Pembangunan ini diserahkan ke desa untuk pengelolaanya dan ini mbah lurah meminta pulau-pulau kaya sarangan ini memang sengaja dibuat pulau nanti katanya mau dibuat jembatan, kita akan mengakumudir kepentingan masyarakat sehingga nanti selain berfungsi untuk menyimpan air dan juga untuk wisata sehingga bisa menumbuhkan ekonomi buat saudara-saudara kita yang di Ringin Agung.

“Plaseng sebelah Selatan untuk menahan karena sebelah sana ada makam jadi jangan sampai merembas, yang lain gak perlu di planseng kayak gitu saya kira sudah kuat tapi nanti kedepan kalau diperlukan kita plaseng, tapi saat ini gak perlu lebih baik anggaranya dibuat embung lain atau tambah embung,”ucapnya.

Pembuatan Embung anggaran dari APBD murni tetapi ini tempatnya dari desa, malahan kita berkolaborasi dengan desa, ada desa sediakan tanahnya nanti kita yang keruk dan itu lebih bagus sehingga efisien,

“Kita ngejar waktu, tidak boleh terlalu lambat untuk membuat embung oleh sebab itu saya genjot betul dan tahun depan di tambahi lagi,”paparnya.

Pos terkait