Bupati Magetan Suprawoto : Petik Perdana Jeruk Pamelo Magetan

Bupati Magetan saat memetik perdana jeruk Pamelo di kebun Suroso dan Kamiran

Beritatrends, Magetan – Launching Wisata Kebun Jeruk Pamelo, Petik Perdana Buah Jeruk milik Suroso dan milik Kamiran warga Desa Taman yang dilaksanakan Sabtu (26 Maret 2022).

Jeruk Pamelo atau yang umum dikenal dengan nama Jeruk Bali, merupakan salah satu jenis buah sitrus berukuran besar yang daging buahnya cenderung bewarna merah. Jeruk jenis ini adalah komoditas buah asli dari Kabupaten Magetan.

Magetan telah lama dikenal sebagai Kabupaten penghasil Jeruk besar, atau yang biasa disebut Jeruk Pamelo. Di beberapa tempat masyarakat awam biasa menyebutnya dengan Jeruk Bali.

Bupati Magetan Dr. Drs. H. Suprawoto, SH. M.Si mengatakan, Ini menunjukan dan membuktikan petani Jeruk di Sukomoro lebih menguntungkan

Kalau 1 pohon menghasikan 80 buah, sedangkan dari ½ hektar bisa 240 pohon, jadi lebih meguntungkan daripada ditanam yang lainya. Apalagi dirawat dengan baik dan bisa didesain berbuahnya.

Pihaknya selalu Bupati Magetan mengatakan kepada teman-teman petani, untuk jangan hanya menunggu musim, menurut Pak Suroso dan Pak Kamiran, waktu berbuahnya bisa didesain, sehingga bisa sepanjang tahun terus berbuah. Jadi nanti setiap saat di Magetan salalu ada buah Jeruk Bali.

Selain dari budidaya Jeruk Bali, bisa saja di konsep sebagai wisata, misalkan untuk wisata petik buah sendiri. Apalagi putra dari pemilik kebun adalah anak anak -milenial sehingga seharusnya bisa mengembangkan potensi ini.

Wisata memetik buah itu menyenangkan, tidak ikut menanam tetapi ikut panen, jadi ada kepuasan tersendiri dalam memetik buah.

Ditempat yang sama Suroso salah satu petani Jeruk Pamelo atau Jeruk Bali menjelaskan, kebun yang biasanya hanya untuk diambil hasilnya (buahnya), sudah merupakan hal yang umum dilakukan, akan tetapi apabila pihak pemilik kebun jeruk bali ini mempunyai inovasi, tidak hanya mengambil hasil kebun, kebun itu sendiri bisa digunakan untuk sarana beredukasi kepada anak-anak khususnya untuk TK Paud dan SD, bisa juga anak-anak SMP.

Edukasi yang disampaikan nantinya akan berisi mengenai pengetahuan tentang Jeruk Bali. Selain itu direncanakan untuk dijadikan tempat wisata seperti memetik buah, dan outbound.

Ditambahkan Kamiran menyatakan, dengan adanya petik ini salah satu petani merasa bersyukur, karena dengan adanya acara ini, masyarakat nantinya bisa lebih tahu bahwa tanaman Jeruk Bali di Magetan ini memiliki prospek yang bagus dan menguntungkan dibanding dengan tanaman yang lainya.

Hasil dari Jeruk Bali Magetan ini, setiap tahunnya didistrbusikan untuk di jual ke berbagai kota seperti, Jember, Semarang, Jogja, Bandung, Jakarta, serta kota kota lainya, selain itu juga ada beberapa masyarakat yang langsung datang ke kebun untuk membeli Jeruk Bali ini.

“Pihaknya berpesan kepada anak muda sekarang dari petani ini, untuk terus melestarikan tanaman Jeruk Bali. Karena tidak bisa dipungkiri, tanaman Jeruk Bali di Magetan memiliki prospek yang bagus, serta diharapakan pastinya untuk bisa membantu kesejahteraan masyarakat sekitar, disamping kita juga bisa terus merawat lingkungkan hidup agar terus lestari,” pungkas Kamiran.

Pos terkait