DD Sidang Bandar Anom Menghabiskan Anggaran Ratusan Juta Rupiah Diduga Disunat

Beritatrends, Mesuji/Lampung – Dana desa yang di kucurkan dari pemerintah pusat untuk Desa Sidang Bandar Anom pada tahun 2020 Sebesar Rp.947.241.000 di prioritaskan untuk kesejahteraan masyarakat desa baik di bidang pemberdayaan serta Pembinaan maupun pembangunan desa,juga di prioritaskan untuk penanganan covid 19 sesuai Permenkeu Nomor 40 Tahun 2020 tentang percepatan Penanganan Pandemi Covid 19,kendati demikian diduga tidak membuat gentar para oknum kepala desa untuk meraup keuntungan sebesar-besar mungkin dan menyebabkan kerugian negara yang di timbulkan nya seperti Dana Desa (DD) Sidang Bandar Anom tersebut banyak kejanggalan yang mengarah kepada penyimpangan atau penyunatan yang di lakukan oknum kepala desa Sidang Bandar Anom Kecamatan Rawajitu Utara Kabupaten Mesuji Sabtu 26/3/2022.

Adapun dugaan tersebut seperti yang terlihat di data kementerian desa bahwa Kepala Desa Sidang Bandar Anom nya menganggarkan dana desa diduga tidak jelas kegunaan nya seperti contoh dibidang pekerjaan umum dan tata ruang yang menghabiskan anggaran sebesar Rp.256.873.500 ( Dua ratus lima puluh enam juta delapan ratus tujuh puluh tiga ribu lima ratus rupiah) diduga syarat penyimpangan/Korupsi.

saat di konfirmasi Kepala desa Sidang Bandar Anom nya Sabtu 12/3/2022 mengatakan, “Anggaran itu di habiskan untuk lapangan putsal pak,”Jawab singkat Kades SBA WN melalui Whatsapp.

Selanjutnya, saat di tanya kepada Kades SBA WN nya bahwa dana Sebesar Rp.256.873.500 sangat pantastis besar nya untuk sebuah lapangan putsal Kades WN nya namun tidak menjawab.

Sampai berita ini di tayangkan Kades SBA WN belum ada tanggapan lebih lanjut terkait dana desa yang di anggarkan nya di bidang pekerjaan umum dan tata ruang yang diduga menghabiskan anggaran yang tidak jelas kegunaan nya dan masih banyak item yang lain nya di tahun 2020 yang terindikasi korupsi.

Di harapkan kepada instansi terkait khusus nya (APIP) inspektorat Kabupaten Mesuji untuk kroscek dan turun ke desa Sidang Bandar Anom sebelum para lembaga memasuki laporan secara resmi ke (APH) yang akan di pull up media ini sampai tuntas.

Pos terkait