Drible Bola Basket Bareng Bupati Magetan Dalam Rangka Pembukaan Shooler Basketball Ke-2 Tahun 2022

Drible Bola Basket Bareng Bupati Magetan 

Beritatrends, Magetan – Dalam pelaksanaan permainan bola basket oleh siswa SD, SMP, SMA atau peolahraga pemula tentu akan mengalami kesulitan sehubungan dengan kemampuan serta tingkat usia yang masih rendah, banyaknya aturan peraturan bola basket yang sangat kompleks dan belum sesuai untuk melakukan permainan bola basket dengan ukuran yang standart, hal ini akan menimbulkan keengganan bermain serta akan memperbesar resiko cedera pada diri anak.

Sehingga diperlukan teknik modifikasi dalam permainan ini. Dalam permainan bola basket terdapat berbagai teknik dasar, diantaranya adalah menggiring bola, mengoper, menangkap dan menembak.

Oleh karena itu untuk mencapai tujuan belajar salah satunya melalui materi dribble bola basket. Tujuannya adalah untuk mendapatkan gambaran secara menyeluruh kegiatan peningkatan hasil belajar siswa dalam materi pembelajaran dribble bola basket.

Bupati Magetan Dr. Drs. H. Suprawoto, SH. M.Si mengatakan, PERBASI tentu sebuah spes ruang bagus untuk anak-anak, latihan untuk bertanding, itu sama dengan lari tanpa finish, gak ada tujuan oleh sebab itu harus diciptakan ruang-ruang untuk berkopetesi sehingga yang bersangkutan bisa mengukur, mengukur kemajuannya dan seterusnya.

Kalau nanti hanya latihan saja tanpa ada pertandingan, anak itu semangatnya pasti kurang, oleh sebab itu acara-acara seperti ini diharapkan untuk menumbuhkan semangatkan anak-anak, satu jiwa seportifitas, Hasil itu nanti yang penting ada sebuah ruang untuk pertandingan, yang kedua mendidik anak-anak untuk seportif, jadi olahraga tu seportifitas, yang ketiga anak-anak ini adalah generasi kedepan, harus sehat.

“Apalagi di era digital ini anak-anak kalau enggak ada permainan luar yang berinteraksi, kemudian merangsang untuk tubuh, untuk menjadi tinggi, merangsang tubuh untuk bergerak, jangan-jangan anak- anak nanti akan kurang sehat, oleh sebab itu generasi yang akan datang harus punya harapan,”pinta Bupati Suprawoto.

Ditempat yang sama Evi Ekawati, SE. SH. M.Hum sebagai ketua PERBASI Jatim menjelaskan, PERBASI Magetan ini di suport oleh Bapak Bupati, kalau kita berbicara sebuah prospek itu usulnya bagus sekali, kalau selama ini orang selalu bilang bahwa Magetan kok ditinggal, ternyata sebetulnya saya ini sering datang kesini dan saya sudah melihat contohnya dari PERBASI sendiri saja juga membuat suatu akademik untuk mereka dan itu suatu trobosan yang bagus dimana PERBASI melakukan pembinaan tidak sekedar menyuruh klub pembina.

PERBASI Magetan itu sendiri pembina, makannya ada MBD, nah itukan kemarin anniversary, saya juga di undang dan saya melihat anak-anaknya sangat luar biasa.

Justru kita dari orang tua maupun dari Dinas atau dari Bupati sekarang juga sudah turun gak ada alasan Magetan tidak menjadi terdepan.

Target Magetan mau jadi tuan rumah untuk Liga Jatim karena itu Liganya ditunggu oleh seluruh orang di Jawa Timur dan berada di Magetan karena itu even bergengsi. Karena even itu gunanya untuk skoting pemain untuk persiapan PON 2024 dan kalau berada disini seluruh Jawa Timur itu benar-benar Magetan terdepan,”ucap Evi.

Ditambahkan Ketua PERBASI Magetan, Gabriel mengatakan, untuk maju kita memang tidak bisa diam saja, kalau untuk perubahan kita harus berubah. Kami yakin bahwa anak-anak di Magetan ini para pemain basket yang kami persiapan nanti, setidaknya menjadi atlit-atlit yang kelasnya bukan hanya di Kabupaten lagi tapi di tingkat propinsi, nah itu tujuan kami ada atlit nasional yang muncul dari Magetan.

“Nah itulah kenapa kami membuat sistem basket ini menjadi Magetan Basketball Devlogmen. Karena berkembangkan bukan hanya di Magetan tapi kami menjaring seluruh atlit-atlit basket yang berpotensi di pelosok Magetan. Untuk saat ini di MBD kami sudah hampir mencapai 200 peserta didik,”pungkas Gabriel.

Pos terkait