Bengkayang, Beritatrends.co.id — Kawasan Instalasi Pengujian dan Penerapan Standar Instrumen Pertanian (IP2MP) Monterado mencatatkan perkembangan positif dalam pengembangan sektor pertanian di wilayah perbatasan Kabupaten Bengkayang. Hasil pantauan langsung tim media bersama Lembaga Perlindungan Konsumen Republik Indonesia (LPK-RI) pada Senin (19/10/2026) memperlihatkan keberhasilan pengelolaan lahan percontohan, mulai dari kebun kelapa sawit produktif, kebun jeruk yang tumbuh subur, hingga pembibitan cabai dan sawit yang tertata rapi.
Meski capaian fisik di lapangan menuai pujian, akses terhadap keterbukaan data publik masih menemui hambatan. Upaya konfirmasi mendalam terkait rincian program—seperti pembagian luas lahan per komoditas, kejelasan asal-usul bibit, mekanisme penyaluran bantuan, hingga rencana pembinaan petani di wilayah Monterado, Samalantan, Lembah Bawang, dan Ledo—belum membuahkan hasil.
Langkah konfirmasi langsung sejak Kamis (14/10/2026) belum dapat terealisasi karena Kepala IP2MP Monterado sedang menjalankan tugas dinas di Capkala. Menanggapi situasi tersebut, Pimpinan Korwil Kalbar BeritaTrends, Dominikus Tolek, telah melayangkan surat permohonan audiensi resmi bernomor 05/BT-Red/X/2026 tertanggal 19 Oktober 2026 untuk mendorong kemitraan publikasi yang transparan.
Ketua Tim Investigasi LPK-RI, Ropinus Rudy, menegaskan bahwa transparansi informasi merupakan kunci utama kemajuan. Menurutnya, publikasi berbasis data yang valid dan terbuka sangat dibutuhkan agar keberhasilan kerja nyata di lapangan dapat dipahami serta dirasakan manfaatnya secara penuh oleh masyarakat luas.





