Gus Barra Mengajak Generasi Muda Menanamkan Nilai-nilai Nasionalisme

 

Ketua DPC Petanesia Kabupaten Mojokerto, Muhammad Al Barra saat membuka Rakernas Petanesia ke-II 5-7 Agustus 2022

Beritatrends,Mojokerto-Agenda Pra- Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II Pencinta Tanah Air (Petanesia) di Institut Kyai Haji Abdul Chalim (IKHAC),Desa Bendunganjati, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto dimulai, Jumat (5/8/2022).

Kegiatan tersebut di mulai dengan acara Halaqoh Kebangsaan, Pagelaran seni, dan Bazar Pasar Rakyat,yang bertempat dilapangan parkir pujasera Kampus IKHAC.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Petanesia Kabupaten Mojokerto, DR.Muhammad Albarra sebagai panitia lokal berharap, kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Seluruh masyarakat untuk lebih lagi mencintai tanah airnya, mempertebal rasa nasionalismenya, sehingga kemudian upaya-upaya memecah belah, merongrong republik Indonesia ini agar tidak terjadi,” tegasnya (5/8/).

Gus Barra yang juga sebagai Wabup Kabupaten Mojokerto, memantau kondisi terkini di Kabupaten Mojokerto. Ia mengatakan bahwa tidak lama ini terdapat Menteri Pendidikan Khilafatul Muslimin di Kabupaten Mojokerto. Hal ini menjadi pekerjaan rumah bersama.

“Kita harus kembali menyebarkan kecintaan kita terhadap tanah air kita,” ucap Gus Barra.

Masih kata Gus Barra,”Kami ingin memperkenalkan generasi-generasi muda untuk kemudian menanamkan nilai-nilai nasionalisme di dalam diri mereka. Sehingga mereka di masa depan menjadi generasi yang mencintai tanah air mereka dan memperjuangkan kepentingan negaranya,”ungkapnya.

Lebih lanjut,Gus Barra mengatakan bahwa kehadirannya Petanesia di Kabupaten Mojokerto ini adalah salah satu upaya deradikalisasi.Sebuah gerakan dalam upaya untuk mengurangi dan menghilangkan paham radikal dikalangan masyakat khususnya masyarakat Kabupaten Mojokerto.

“Di era disrupsi untuk faham-faham transnasional itu marak di negara kita, khususnya di Kabupaten Mojokerto. Jika kemudian paham-paham ini dibiarkan, tidak diberikan perlawanan maka mereka akan mendapat ruang dan akan menyebar,”tegasnya.

Dengan hadirnya Petanesa di Kabupaten Mojokerto ini kata Gus Barra,yang dibentuk dari segala unsur, bukan dari unsur Islam saja,tapi dari semua agama ada,dari semua ormas ada.

“Ini memberikan pemahaman nasionalisme kepada masyarakat Mojokerto, untuk melawan gerakan radikalisasi.”pungkasnya.

 

Pos terkait