Jadi Jujukan Wisata Budaya, Pemkot Madiun Siap Usulkan Angkutan Pemandu Tujuan Bandara Adisumarmo dan Juanda

FOTO BERSAMA—Wali Kota Madiun, Maidi bersama Sekretaris Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan, Pandu Yunianto dan pejabat lainnya berfoto bersama dalam acara sosialisasi kebijakan transportasi bidang lalu lintas, angkutan dan transportasi perkotaan wilayah Jawa Timur VIII, di Sun Hotel Kota Madiun, Jawa Timur, Rabu (3/5/2023).

Beritatrends, Madiun Kota – Pemerintah Kota Madiun akan mengusulkan angkutan pemandu tujuan Bandara Adisumarmo-Solo dan Bandara Juanda-Surabaya ke pemerintah pusat untuk mendukung Kota Pendekar sebagai jujukan wisata budaya.
Namun usulan itu akan disampaikan ke pemerintah pusat manakala peminat layanan angkutan pemandu tujuan Kota Madiun-Bandara Adisumarmo dan Bandara Juanda tinggi.

“Kami lihat okupansi bus kesana dulu itu berapa orang. Nanti akan kami lihat. Pemesanan tiket dari bandara ke Madiun itu nanti akan lihat. Jadi kalau sangat dibutuhkan maka akan kami usulkan ke pemerintah pusat” kata Wali Kota Maidi usai menghadiri sosialisasi kebijakan transportasi bidang lalu lintas, angkutan dan transportasi perkotaan wilayah Jawa Timur VIII, Rabu (3/5/2023).

Untuk langkah awal, kata Maidi, Pemkot Madiun sudah mengusulkan bantuan bus untuk keliling dalam kota. Usulan itu sebagai upaya Pemkot Madiun meningkatkan pelayanan kepada masyarakat untuk kebutuhan transportasi lokal.

Sedangkan bus antar kota akan diusulkan setelah melihat okupansinya dan mendukung Kota Madiun sebagai kota heritage.

Sementara itu, Sekretaris Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan, Pandu Yunianto mengatakan kehadiran angkutan meringankan beban masyarakat yang memerlukan transportasi dari bandara ke Kota Madiun. Terlebih, layanan transportasi dari Bandara Adisumarmo dan Juanda tergolong mahal.

“Layanan dari Bandara Adisumarmo ke Madiun saat ini hanya berupa taksi atau layanan angkutan online. Tarifnya mahal sekali. Semisal dari Solo ke Madiun naik taksi atau angkutan online bisa Rp 600 ribu,” kata Pandu.

Baca Juga  Tingkatkan Kualitas SDM, BPD Se-Kecamatan Kauman Ikuti Bimtek

Untuk meringannkan beban masyarakat dalam melanjutkan perjalanan itu, kata Pandu, salah satu pilihannya angkutan pemandu moda. Layanannya berupa angkutan bus dengan harga yang lebih murah.

Menurut Pandu, keberadaan angkutan pemandu moda akan membantu masyarakat pengguna jasa dari Bandara Adisumarmo-Bandara Juanda ke Kota Madiun dengan tarif yang murah.

“Saya contohkan saat ini sudah ada pemandu moda jurusan Bandara Soekarno-Hatta. Lewat layanan ini maka Damri dapat menjadi pioner dengan bersinergi dengan Kementerian Perhubungan,” jelas Pandu.

Ia pun yakin hadirnya jalan tol trans jawa yang melewati Madiun akan meningkatkan jumlah penumpang pesawat terbang dan permintaan layanan pemandu moda akan meningkat dengan sendirinya.

Pos terkait