Kepala BKPP Tuba Diduga Buang Selah Saat Ditanyakan Dana Swakelola dan Kenaikan Pangkat Saudara Mantan Bupati

Kantor BKPP Tuba 

Beritatrends, Menggala – Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Tulang Bawang Dra.Karmini Utari diduga buang selah saat dikonfirmasi awak media terkait dana Swakelola Pengadaan Barang/Jasa Tahun 2022 lalu.

Selain diduga menganggarkan dana paket swakelola Pengadaan Barang dan Jasa tidak jelas realisasinya,juga Kepala BKPP Tuba ditemukan kejanggalan dalam pengangkatan Jabatan saudara mantan Bupati Winarti dari golongan IV.a menjadi Kepala Badan disalah satu SKPD Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Tulang Bawang seperti yang disampaikan narasumber Kamis 12/01/2023.

“Seseorang itu untuk menduduki jabatan sebagai Kepala Dinas harus dilihat dari pangkat dan jabatannya,soalnya masih banyak orang-orang senior yang lebih tinggi pangkat nya dari IV.a ditulang bawang ini,kok Saudaranya mantan bupati yang diangkat yang hanya bermodalkan IV.a,itupun pangkat IV.a nya baru diraih pertengahan bulan 2022 lalu,”Ucapnya

Adapun kejanggalan yang mengarahkan kepada dugaan korupsi pada dana Swakelola Penyediaan Barang dan Jasa yang dianggarkan Kepala BKPP Tuba seperti Belanja Diklat Kepemimpinan tingkat III dan IV yang menghabiskan anggaran sebesar Rp.580.589.000,- (Lima ratus delapan puluh juta lima ratus delapan puluh sembilan ribu rupiah).

Lalu,untuk pembayaran Honorarium Tim Pelaksana kegiatan sebesar Rp.364.375.000,-(Tiga ratus enam puluh empat juta tiga ratus tujuh puluh lima ribu rupiah) serta Honorarium Pembawa Acara dan moderator sebesar Rp.362.650.000,-(Tiga ratus enam puluh dua juta enam ratus lima puluh ribu rupiah) juga untuk pembayaran Internet yang menghabiskan anggaran hampir mencapai ratusan juta rupiah.

Saat dikonfirmasi awak media Kepala BKPP Tulang Bawang Karmini Utari diruang kerjanya tidak banyak bicara dan diduga buang selah dengan alasan dirinya mendapat panggilan dari kabag hukum.

“Saya tinggal dulu ya,karna saya dipanggil pak Sekda mau rapat dengan kabag hukum,”Ujarnya

Sebelumnya,saat dihubungi awak media,kepala BKPP Karmini Utami juga selaku Sekretaris Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) mengatakan bahwa masalah pengangkatan jabatan golongan IV.a menjadi Kepala Badan,itu sudah keputusannya Bupati,

“Kalau mau bicara masalah pengangkatan jabatan silahkan bersama baperjkt,keputusan ada di bupati,semuanya sudah melalui proses,”Jawabnya Singkat.

Dugaan Nepotisme itu terlihat pada pengangkatan jabatan Kepala Badan yang bermodalkan pangkat/Golongan IV.a bisa terpilih menjadi Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Tulang Bawang tidak menutup kemungkinan semua itu bisa terjadi dikalangan para pejabat yang mempunyai kedekatan dengan atasan sehingga semua bisa terkondisikan,seperti hal nya yang terjadi kepada Kepala Badan saat ini yang mana sebelumnya diketahui bahwa kepala badan terpilih adalah orang terdekatnya Mantan Bupati Tulang Bawang

Sebelum diangkat menjadi Kepala Badan Balitbang tahun 2022,ia pernah menjabat pegawai kecamatan Dente Teladas dengan pangkat dibawah Sekretaris Camat dan dengan hitungan bulan bisa menduduki Jabatan Kepala Badan yang setara dengan Kepala Dinas,hal itu senada disampaikan Anggota LSM BARAK NKRI TUBA Sahrudin.

“Saya tahu dengan Bu Kaban Balitbang Tuba RY,sebelum beliau menjabat Kepala Badan /(Kaban) Litbangda tuba, beliau pernah menjabat sebagai bawahan Sekretaris Camat Dente Teladas dan menjadi Pj Kakam Bratasena Mandiri ditahun 2020 dan 2021,kok tahu-tahu Sudah menjabat Kepala Badan atau setara Kepala Dinas,Sungguh aneh ini,”Ucapnya

Saya akan telusuri hal ini dan akan saya selidiki untuk ditindak lanjuti ke APH tentang dugaan KKN ditubuh BKPP dan Balitbang Tulang Bawang ini.Sambungnya.

Pos terkait