Gedung Laboratorium Kesehatan Daerah Kabupaten Pringsewu
Pringsewu, BeritaTrends.co.id – Keberadaan laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kabupaten Pringsewu memiliki arti yang sangat penting, tidak hanya bagi masyarakat Pringsewu tapi juga bagi peta pelayanan Kesehatan di Provinsi Lampung, Kamis(2/7/2026).
Laboratorium Kesehatan Daerah Kabupaten Pringsewu (Labkesda)merupakan “Cikal bakal laboratorium rujukan pada wilayah Lampung bagian barat” adalah sebuah visi strategis yang sangat relevan dan tepat sasaran.
Saat di konfirmasi media ini Kepala UPT Laboratorium Kesehatan Daerah Kabupaten Pringsewu Eko Sutarko diruang kerjanya mengatakan, Kamis(2/7/2026) “Dengan hadirnya fasilitas baru seperti peresmian gedung baru Labkesda Pringsewu pada awal tahun 2026 adalah fondasi menuju terwujud nya visi tersebut menjadi semakin kuat”. Tinjauan mengapa labkesda Pringsewu memegang peran krusial tersebut yang pertama Posisi Geografis yang sangat strategis.secara geografis Kabupaten Pringsewu terletak di jalur perlintasan utama yang menghubungkan ibu kota Provinsi Bandar Lampung dengan wilayah koridor barat seperti Kabupaten Tanggamus, Kabupaten Pesisir Barat dan Lampung Barat. Selama ini sampel medis dan lingkungan yang membutuhkan uji laboratorium tingkat lanjut dari Kabupaten Kabupaten di wilayah barat seringkali harus dikirim jauh di Bandar Lampung, hal ini memakan waktu (turn-around time), tenaga dan biaya. Dengan berfungsinya Labkesda Pringsewu sebagai pusat rujukan, rantai diagnostik menjadi jauh lebih pendek dan efisien. Kedua percepatan penanganan medis dan wabah dalam dunia kesehatan, kecepatan dan keakuratan diagnosis adalah kunci keberhasilan penanganan pasien dan pencegahan kejadian luar biasa (KLB) seperti DBD, Malaria, TBC dan penyakit infeksius lainnya. Sebagai laboratorium rujukan, Labkesda Pringsewu dapat mengakomodasi analisis sampel dari berbagai Puskesmas dan Rumah Sakit di Lampung bagian barat dengan lebih cepat. Hal ini memungkinkan tenaga medis untuk mengambil keputusan klinis (tindakan dan pengobatan) secara tepat waktu tanpa hambatan jarak geografis. Ketiga katalis peningkatan fasilitas dan mutu kesehatan status “Cikal Bakal Rujukan” menuntut adanya standarisasi yang tinggi, hal ini akan memacu pertumbuhan Labkesda Pringsewu dalam berbagai aspek, meliputi : peralatan Mutahir, pengadaan alat alat diagnostik molekuler seperti PCR, mikrobiologi, imunologi, hingga toksikologi dan kesehatan lingkungan (pemeriksaan kualitas air dan makanan), sumber daya manusia (SDM) menarik tenaga ahli seperti dokter spesialis patologi klinik, pranata laboratorium kesehatan, dan ahli mikrobiologi untuk berkarya di Pringsewu. Standar mutu dan keamanan, penerapan standar ISO untuk laboratorium medik serta Biosafety Level (BSL) yang mempuni. Ke-empat pemerataan beban layanan kesehatan provinsi dengan berpusatnya rujukan diagnostik barat di Pringsewu, beban kerja fasilitas kesehatan dan laboratorium rujukan provinsi di Bandar Lampung dapat berkurang secara signifikan, distribusi beban pelayanan ini akan menciptakan sistem kesehatan daerah yang lebih berkeadilan, tangguh (resilient), dan merata di seluruh wilayah Provinsi Lampung.
Untuk diketahui publik visi laboratorium kesehatan Kabupaten Pringsewu sebagai rujukan utama di Lampung bagian barat bukan sekedar wacana, melainkan sebuah kebutuhan nyata masyarakat yang kini mulai terealisasi agar peran ini bekerja optimal di perlukan sinergi dan komitmen berkelanjutan dari Pemerintah Kabupaten Pringsewu, Pemerintah Provinsi Lampung serta Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk terus melengkapi infrastruktur, sarana, dan prasarana penunjang fasilitas ini di masa depan.





