Pangalangok Pajaji Lantik dan Kukuhkan Tiga Panglima Baru

 

 

Bengkayang, beritatrends.co.id – Pangalangok atau Pangalima Pajaji melaksanakan Pengukuhan dan Pelantikan atau Calek tiga (3) Pangangalok atau Panglima Baru, Rabu (29/7/2026) bertempat di Markas Besar Pantak Padagi Borneo di Bukit Emas Tarade Bantayok Kampung Bantang Rt.03/Rw 02 Jalan Bhakti Nyata Bantang Pajintan Kurahan Pajintan, Kecamatan Singkawang Timur Kota Singkawang.

 

Tiga (3) orang Panglima masing-masing yang dilantik yakni Ardiman atau Panglima Jampa, Dasarius Aang atau Panglima Lintar dan Oktapianus atau Pangalima Tajur.

 

Kepala Desa Kinande Pilipus sangat mengapresiasi karena semakin banyaknya para Panglima Dayak, sebab memang itu adalah bentuk pelestarian nama dan kearifan lokal tradisi budaya dayak supaya tidak menjadi penonton.

 

Harus berani dan nyali untuk perjuangkan hak hak dayak, dan dengan telah dikukuhkan maka bersatu untuk memperjuangkan seluruh kepentingan Dayak apabila diinjak-injak dan tidak dihargai .

 

Harus ada wadah atau forum komunikasi yang dapat Menyatukan dan mempersatukan seluruh para panglima Dayak yang dapat menjadi ganda terdepan dalam berjuang untuk mempertahankan tradisi adat, budaya dan leluhur yang sangat kita yakini.

 

Tekad kami akan terus berjuang untuk kepentingan masyarakat Dayak, dan jangan coba-ciba untuk Mengusir hak-hak dayak karena kami telah berjanji dengan leluhur untuk mengabdi kepada masyarakat Dayak,” ujar Panglima Jampa.

 

Hal yang sama disampaikan oleh Panglima Lintar dan Panglima Tajur,.

 

Sementara itu Agustinus Luky atau lebih dikenal dengan nama Panglima Pajaji menegaskan,” hari ini, Rabu (29/7/2026) telah dilantik dan dikukuhkan atau Calek (dalam bahasa Dayak Kanayatn) sebanyak tiga (3) Panglima baru yaitu Panglima Jampa, Panglima Lintar dan Panglima Tajur.

 

Perlu diketahui, bahwa seorang Panglima saat di calek atau lantik menjadi seorang Panglima tidak sembarangan akan tetapi melalui ritual khusus dan sakral selain itu memiliki kemampuan spiritual dan tentunya atas bantuan para leluhur.

Baca Juga  PAW DPRD Magetan: Hendrad Subyakto Ambil Alih Posisi Sujatno

 

Seorang Panglima saat bisa dinobatkan penuh dengan perjuangan dan pengorbanan bertahun-tahun dan waktu yang cukup lama dan itu berdasarkan titisan dari keturunan atau leluhur yang memang dulunya Pangalangok atau Panglima yang berkenan untuk menjelma dan menyatu dengan seorang Panglima yang saat ini menjadi Panglima atau Pangalangok.

 

Perjuangan kami tentunya untuk membela masyarakat dayak yang lemah dan tertindas termasuk siapa saja yang hak-haknya terabaikan dan diinjak-injak akan kami bela,”.

 

Kami juga ingin mempertahankan dan menggali sejarah yang pernah hilang dan dengan bersatu semua Panglima, saya pastikan keberadaan masyarakat dayak juga bisa terus diprrjuangkan,” pungkasnya

 

Acara Pengukuhan kali ini menghadirkan hiburan Jonggan Dara Lenggon dari Dusun Antok Desa Sungai Laki Kecamatan Mempawah Hulu Kabupaten dan hadir pula anggota dan pasukan dari Pangalima Pajaji serta utusan tokoh masyarakat Kota Singkawang dan warga sekitar dengan akhir acara ramah tamah dan diskusi.

Di ahir acara, Panglima pangalangok pajaji, mengucapkan terimakasih atas partisipasi warga sekitar, serta seluruh undangan yang datang, dan tak lupa saya ucap kan terimakasih kepada seluruh Donatur, yang membantu mendukung menyukseskan kegiatan kami, ulang tahun yang ke 14 tahun Pantak padagi, serta acara penobatan penyalek kan ketiga panglima, tutup pangalangok pajaji, yang punya nama asli Agustinus Luky.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *