Pangkas Antrean Panjang, RSUD dr. Sayidiman Magetan Luncurkan Layanan Antar Obat dan Pantau Antrean Via Barcode

Beritatrends Magetan – Kabar baik bagi warga Magetan yang sering mengeluhkan antrean panjang saat berobat. RSUD dr. Sayidiman Magetan resmi menghadirkan solusi konkret untuk memangkas waktu tunggu di Instalasi Farmasi. Salah satu terobosan unggulannya adalah layanan pengantaran obat langsung ke rumah pasien dengan tarif flat Rp10 ribu untuk seluruh wilayah Kabupaten Magetan.
Kepala Instalasi Farmasi RSUD dr. Sayidiman Magetan, Nur Aini, mengungkapkan bahwa inovasi ini lahir dari tingginya volume pasien. Setiap harinya, pihak rumah sakit harus melayani 500 hingga 600 resep obat, sementara kapasitas ruang tunggu farmasi sangat terbatas.
“Dalam satu hari resep itu bisa sampai 500-600 resep dan kadang datang secara bersamaan, sedangkan ruang tunggunya terbatas,” ujar Nur Aini, Senin (28/09/2026).
Tak hanya layanan antar obat, RSUD dr. Sayidiman juga memanfaatkan teknologi digital untuk memanjakan pasien. Kini, pasien tidak perlu lagi berdiri berjam-jam di depan loket. Cukup memindai barcode yang tertera pada nomor antrean, pasien bisa memantau pergerakan antrean secara real-time lewat ponsel pintar mereka.
“Jadi pasien tidak harus jenuh menunggu di ruang tunggu. Mereka bisa beristirahat atau bersantai di area lain rumah sakit sambil memantau antreannya via barcode,” jelas Nur Aini.
Menariknya, layanan antar obat bertarif murah ini sebenarnya telah berjalan hampir empat tahun dan terus disempurnakan. Skemanya pun sangat mudah. Setelah mendaftar di loket khusus dan membayar Rp10 ribu, pasien bisa langsung pulang tanpa perlu menunggu obat selesai diracik.
Meski demikian, Nur Aini menegaskan ada pengecualian untuk jenis obat tertentu. Obat-obatan yang masuk dalam pengawasan ketat, seperti narkotik atau psikotropik tunggal, wajib diambil langsung dan tidak boleh dikirimkan.
Terkait waktu pengiriman, pihak rumah sakit mengupayakan obat tiba di tangan pasien pada hari yang sama. Namun, jika pesanan sedang membludak (overload), pengantaran bisa bergeser ke keesokan harinya dengan konfirmasi terlebih dahulu kepada pasien.
Jika obat bersifat darurat dan harus segera dikonsumsi, petugas akan mengedukasi pasien untuk tetap menunggu di loket antrean reguler demi keselamatan medis. Pihak manajemen RSUD dr. Sayidiman menegaskan berkomitmen untuk terus mengembangkan inovasi digital dan pelayanan ini demi kenyamanan masyarakat Magetan ke depan.

Baca Juga  Kunjungan Ke Lampung Ganjar Pranowo Disambut Sultan Sekala Brak

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *