Beritatrends,Pringsewu – Pasca pelaporan pemasangan talud asal jadi di bahu jalan proyek rigid beton Pringsewu Sukoharjo 2,7 Km dengan nilai anggaran nilai kontrak Rp23,978 miliar dengan jenis penanganan rigid pavement atau beton,akses Jalan kerumah warga di tutup.Jum’at (19/6/2026).
Salah satu warga Pekon Sukoharjo II SG mengatakan kepada awak media ini Jum’at (19/6/2026) “Akses Jalan Kerumah nya di tutup Pasca viral pelaporan pemasangan talud kemaren itu ia mengatakan pagi ini Padahal pagi ini mobil harus keluar,Isteri harus mengikuti giat PKK di kediaman Bupati
,Saya juga harus ambil Raport di sekolah,Mobil barang mau angkut barang ke toko,ujarnya.
Sementara itu Salah satu Pemuda Pringsewu YYN mengatakan seharusnya Kontraktor yang menangani soal pemasangan talud kemaren itu lebih bijak dalam menanggapi laporan masyarakat, jangan juga gara gara pelaporan dari masyarakat bekerja dengan emosian tidak mengedepankan pekerjaan prilaku yang Profesional, seharusnya Akses jalan didepan rumah warga Pekon Sukoharjo II itu diberikan jalan jangan juga tidak diberikan solusinya dan mengganggu aktivitas warga sekitar proyek ini, masyarakat mendukung penuh pembangunan infrastruktur jalan provinsi tapi harus yang baik dan berkualitas jangan juga seperti kemaren itu asal jadi saja.
Keluhan warga Pekon Sukoharjo II pagi ini menimbulkan masalah baru yang harus disikapi oleh pemborong atau kontraktor jangan sampai dibiarkan saja.Gubernur Lampung Juga harus turun dan terjun langsung ke lapangan lihat para pemborong yang bekerja asal asal saja tidak mengedepankan kwalitas pembangunan Jalan Provinsi yang menjadi target utama Gubernur Lampung, ujarnya.
Sampai berita ini dipublish Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal belum bisa di konfirmasi





