Pemkab Magetan Bekerjasama Dengan LMI Beri Beasiswa Untuk Anak Yatim Piatu Yang Meninggal Akibat Covid 19

  • Whatsapp

saat acara pemberian bantuan kepada anak-anak yatim piatu yabg di tinggal mati orang tuanya karena covid19

Beritatrends, Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan bekerjasama dengan Lembaga Manajemen Infaq (LMI) memberikan Beasiswa kepada anak-anak yatim maupun piatu di Kabupaten Magetan. Yang dilaksanakan di ruang amuan Pendopo Surya Graha Magetan, Kamis (16/9/2021)

Dengan menggandeng LMI, bantuan beasiswa ini agar bisa terus berkelanjutan sampai mereka kuliah nanti. Bantuan beasiswa siswa SD, SMP, dan SMA yang kurang mampu.

Sebanyak kurang lebih 300 anak yang kedua orang tuanya atau salah satu orang tuanya meninggal dunia karena COVID-19 mendapatkan santunan tersebut.

Wakil Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiati M.Pd mengatakan, sebagai Lembaga Pemerintah mengharapkan bisa bekerja sama bersinergi terutamanya nyata melakukan kegiatannya dengan pemerintah yaitu LMI ini.

Pihaknya mengharapkan kedepannya ini yang sudah nyata melaksanakan kegiatan kerja sama dengan Pemerintah dan ini kedepannya lebih ditingkatkan lagi, jadi tidak hanya dengan beasiswa saja tetapi dengan kegiatan yang lain.

“Karena di Kabupaten Magetan ini juga masih banyak permasalahan atau hal-hal yang perlu ditangani contohnya seperti tadi yang  disampaikan, bunda kasih, untuk kerjasakan dengan LMI, syukur Alhamdulillah jadi nanti bisa segera tuntas untuk penanganan bunda kasih tersebut,”papar Wabup.

Ditempat yang sama Kepala Perwakilan Ketua LMI Jatim Daus Sulaiman menambahkan, untuk beasiswa ini mulai dari SD sampai perguruan tinggi, pihaknya paling fokus adalah terdampak pandemi dan terus mencari anak-anak yang ditinggal ayah atau ibunya menjadi yatim. Pihaknya terus memberikan upaya kepedulian,”ucapDaus.

Yang kecil kita bantu, untuk program kedangan tangan, diharapan kedepan untuk beasiswa ini tidak hanya masuk SMA tapi sampai cita-citanya terwujudkan insyaallah, tapi yang berprestasi yang semangat belajar itu yang diharapkan bisa terwujud.

“Pihaknya yakin anak ini adalah penerus bangsa karena bukti bukti yang nyata didunia ini orang orang yatim ini banyak orang orang sukses, yatim mulai dari kecil ditinggal ayahnya dan ibunya, itu ujian, anak yatim ini akan terbiasa, harapan kami menjadi mental yang bermanfaat bagi Nusa bangsa. Tentunya dengan semangat belajar kami dukung suport itu dengan beasiswa itu,”jelasnya

Kalau ini dari anak SD/SMP ini sekitar 300 an ini rutin perbulannya sekitar 300 ribu. “Ini Sampai lulus SMA. Sedangkan beasiswa perguruan tinggi kami berikan beasiswa sampai lulus bagi mereka yang berprestasi,”pungkasnya.

Pos terkait