PJ Bupati Magetan Pimpin Upacara HUT ke 41 PDAM Lawu Tirta Magetan

Beritatrends, Magetan – Dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Perumda Lawu Tirta Kabupaten Mageta ke 41 Tahun 2024, PDAM Lawu Tirta Magetan gelar Upacara bersama yang dipimpin secara langsung oleh Pj. Bupati Magetan Ir. Hergunadi. Rabu (08/05/2024) pagi.

Dengan tema Melayani Sepenuh Hati, upacara HUT ke 41 PDAM Lawu Tirta Magetan kali ini berjalan dengan lancar tanpa suatu kendala apapun.

Pj. Bupati Magetan, Hergunadi mengucapkan atas nama Pemerintah dan Masyarakat Magetan mengucapkan selamat ulang tahun yang ke 41 PDAM Lawu Tirta Magetan. Rabu (08/05/2024)

“Terima Kasih atas kinerja seluruh anggota PDAM Lawu Tirta Magetan yang telah melayani masyarakat pada saat hari raya idul fitri kemarin, pelayanannya sangatlah bagus sekali,” ucap Pj. Bupati Magetan

Lebih lanjut, tuntutan masyarakat ini pasti berkembang, tuntutan dari kebutuhan untuk investasi juga akan bertambah. Pada saat ketersediaan air minum ini mencukupi tentunya invetasi nanti juga akan lebih mudah untuk ditingkatkan.

“Kita berharap selain untuk menevisienkan sumber air baku tentunya juga peningkatan SDM, jadi peningkatan SDM ini saat ini menjadi keniscayaan, harus setiap manusia harus meningkatkan SDM untuk melayani masyarakat, karena pertumbuhan dari pelayanan masyarakat ini sudah melompat naik, karena memang perkembangan jaman ini sangatlah cepat,” imbuhnya.

Sementara itu, Direktur PDAM Lawu Tirta Magetan, Ir. Mohammad Choirul Anam mengatakan dengan HUT PDAM Lawu Tirta ke 41 ini banyak anugerah yang telah diberikan tuhan, masyarakat, LSM, Media, serta stake holder terkait untuk membesarkan perusahaan ini.

“Kinerja PDAM Lawu Tirta Magetan semakin meningkat, dari saya masuk itu 3,25 satu tahun berikutnya 3,61, dan 3,75 dan hari ini saya akan sidang ke BPKP insyaallah tembus 4, dan nilai 4 itu luar biasa,” katanya.

Baca Juga  Reses Anggota DPRD Kabupaten Ponorogo Tahun 2022

Anam menambahkan dalam mendekati musim kemarau ini akan mulai dari perfentif menjaga ekosistem dilingkungan sumber.

“Kedua nanti akan mencari opsi yang lain yaitu pembangunan atau mengoptimalkan sumber dalam, jadi sumber mata air kita subtitusi dengan sumur dalam, sehingga apabila ada penurunan di mata air itu akan kita operasikan sumur dalam,” tutupnya.

Pos terkait