Produksi Beras di Kabupaten Madiun Meningkat, Empat Bulan Capai 90.367 ton

 

Petani di Kabupaten Madiun, Jawa Timur sementara memanen tanaman padi miliknya. Diperkirakan produksi beras di Kabupaten Madiun mengalami surplus 90.367 pada empat bulan pertama di tahun 2024.

Beritatrends, Madiun – Produksi beras di Kabupaten Madiun, Jawa Timur dalam empat bulan pertama di tahun 2024 diperkirakan mengalami surplus hingga mencapai 90.367 ton. Makin bertambahnya surplus beras di bumi Kampung Pesilat Indonesia lantaran tingginya produksi padi yang diperoleh petani dalam satu hektar.

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun, Sumanto yang dikonfirmasi, Kamis (28/3/2024) menyatakan satu hektar sawah milik petani di Kabupaten Madiun saat ini mampu memproduksi padi atau gabah berkisar 6,8 ton.

“Produktivitas padi dalam satu hektar yang tinggi mencapai rata-rata 6,8 ton menjadi salah satu faktor keberhasilan peningkatan produksi padi di Kabupaten Madiun. Selain itu petani di Kabupaten Madiun dapat mengoptimalkan lahan pertanian yang ada,” ungkap Sumanto.

Sumanto merincikan jumlah surplus beras empat bulan awal pada tahun 2024 yakni bulan Januari sebesar 4.538 ton, Februari 2.176 ton, Maret 35.101 ton dan prediksi surplus beras di April 48.552 ton

Untuk mengoptimalkan lahan pertanian, Sumanto mengatakan, petani melakukan penggunaan bibit unggul, pengendalian hama terpadu dan penggunaan pupuk berimbang, pengairan, pemeliharaan dan pendampingan penyuluhan oleh para penyuluh pertanian

Ia mengklaim dalam dua tahun terakhir produksi padi yang menjadi sektor unggulan di Kabupaten Madiun terus mengalami peningkatan. Produksi padi pada tahun 2022 sebanyak 594.458,75 ton dan tahun 2023 mencapai 596.479,21 ton.

Dari jumlah produksi itu, lanjut Sumanto, surplus beras di tahun 2022 di Kabupaten Madiun sejumlah 320.980,14 ton sedangkan di tahun 2023 sejumlah 315.389,83 ton. Untuk tahun 2024, Distan Kabupaten Madiun surplus beras akan terus naik.

Baca Juga  Pilkades Serentak Ponorogo 1000 Personil Gabungan Diterjunkan

“Untuk tahun 2024, luas panen luas panen dan produksi padi Januari seluas 2.777 hektar, Februari 2.133 hektar, Maret 10.026 hektar dan prediksi luas panen di bulan April seluas 13.318. Sedangkan jumlah produksi gabah bulan Januari sebanyak 18.090 ton, Februari 13.894 ton, Maret 65.312 ton dan prediksi di bulan April 84.574 ton,” demikian Sumanto.

Pos terkait