Puncak Bulan Bung Karno di Magetan: DPC PDIP Gelar Reog hingga Diskusi Bareng Rocky Gerung

Beritatrends,Magetan – Peringatan Bulan Bung Karno di Kabupaten Magetan tahun ini benar-benar tampil beda. Puncak acara yang digelar oleh DPC PDI Perjuangan Magetan pada Minggu (28/6) sukses mencuri perhatian publik dengan memadukan aksi sosial, pesta budaya lokal, hingga diskusi kritis yang menghadirkan tokoh nasional.

Ketua DPC PDI Perjuangan Magetan, Diana Amaliyah Verawatiningsih (Diana Sasa), mengungkapkan bahwa kemeriahan hari ini merupakan muara dari aksi sosial maraton yang sudah bergerak sejak awal Juni.

Sebelum puncak acara dimulai, “Pasukan Banteng” Magetan di tingkat kecamatan sudah mencuri start dengan turun langsung ke masyarakat. Mereka tidak sekadar menggelar acara seremonial, melainkan melakukan aksi nyata:

Bersih-Bersih Situs Sejarah: Merawat punden lokal dan tempat bersejarah agar tetap lestari.

Wajah Baru Simbol Negara: Mengecat ulang Tugu Pancasila di wilayah Magetan agar kembali gagah.

Magetan Hijau: Menanam pohon serentak di berbagai titik strategis.

Aksi Infrastruktur: Turun ke jalan membantu pengaspalan jalan rusak di beberapa kecamatan.

 

Diana Sasa menjelaskan bahwa puncak acara sengaja dikonsep multi-dimensi. Warga Magetan dimanjakan dengan rangkaian agenda dari pagi buta hingga tengah malam:

Pagi Hari (Sehat & Produktif): Ratusan warga memadati arena senam sehat massal disusul dengan serbuan ke Bazar UMKM lokal.

Siang Hari (Budaya & Kesehatan): Sambil menikmati layanan cek kesehatan gratis (jantung dan umum), warga dihibur oleh ratusan penari dalam Pesta Reog Gagrak Magetan.

Malam Hari (Literasi & Komedi): Suasana makin hangat dengan diskusi buku interaktif yang menghadirkan Rocky Gerung dan Erlangga Pribadi, ditemani Haidar, serta ditutup dengan tawa lepas bersama tiga komika lokal.

Menariknya, Diana Sasa membeberkan rahasia di balik suksesnya acara besar ini. Ia menegaskan bahwa operasional kegiatan tidak bertumpu pada kekuatan uang partai, melainkan murni dari kekuatan gotong royong.

Baca Juga  Kapolres Ponorogo Cek Senpi Anggota

“Harapan kami, masyarakat kembali mengingat bahwa pernah ada tokoh besar di Republik ini yang mengajarkan kita tentang dasar-dasar bernegara. Salah satu yang paling penting adalah tentang semangat bergotong royong,” tegas Diana Sasa.

Ia menambahkan, seluruh elemen bergerak secara sukarela demi menghidupkan ajaran Soekarno.

“Semua membantu. Yang bisa membantu tenaga, bantu tenaga. Bisa bantu barang, bantu barang. Akhirnya ini semua bisa terselenggara. Alhamdulillah, kami bisa melaksanakan ajaran-ajaran Soekarno itu dalam praktik sehari-hari,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *