Beritatrends.co.id, Magetan — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Magetan resmi menggelar kegiatan pembekalan bagi 50 calon Duta Kesehatan Remaja (DKR) 2026 di Ruang Rapat Ki Mageti, Selasa (3/11/2026). Para peserta merupakan hasil penyaringan dari 180 pendaftar tingkat SMA/SMK/MA sederajat yang telah melewati tahap seleksi administrasi, tes fisik, dan instrumen MMYS V1 pada akhir Oktober lalu.
Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada 3–4 November 2026 ini dirancang sebagai wadah pembentukan karakter serta peningkatan pengetahuan teknis kesehatan bagi generasi muda di Kabupaten Magetan.
Ketua Tim Kerja Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinkes Magetan, dr. Elisa Candrasari, menyampaikan bahwa DKR diproyeksikan tidak sekadar menjadi gelar simbolis, melainkan penggerak utama dalam mengedukasi sesama pelajar terkait ancaman krusial seperti NAPZA, HIV/AIDS, kesehatan mental, hingga isu stunting.
”Melalui Duta Kesehatan Remaja ini diharapkan mereka bisa memberikan informasi yang benar tentang kesehatan. Apalagi saat ini di media sosial banyak informasi kesehatan yang disuarakan influencer, tetapi kebenarannya belum tentu terjamin,” ujar dr. Elisa.
Ia menekankan pentingnya peran pendidik sebaya di lingkungan sekolah untuk menangkal hoaks kesehatan serta mengajak generasi muda menerapkan gaya hidup sehat.
”Pembekalan ini juga untuk membangun komunikasi dan kepedulian terhadap kesehatan di lingkungan sekolah masing-masing. Harapannya, DKR bisa menjadi agent of change dan mengajak teman-temannya untuk berperilaku hidup sehat,” pungkasnya.
Selama pelatihan, para calon DKR dibekali berbagai materi strategis, meliputi pengelolaan UKS, kesehatan reproduksi, kesadaran gizi dan anemia, serta literasi safety riding yang bekerja sama dengan Polres Magetan. Melalui program ini, DKR 2026 diharapkan mampu menjadi wadah aspirasi dan pembawa dampak positif bagi pembangunan kesehatan remaja di Magetan.





