Tingkatkan Literasi Sains Siswa SMAN 3 Sidoarjo, Tim Pengabdi Universitas Negeri Malang Gelar Pelatihan Mikrobiologi Jamur Endofit 

Beritatrends, Malang – Dalam upaya mendorong peningkatan literasi sains serta keterampilan praktis di bidang bioteknologi bagi generasi muda, Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Universitas Negeri Malang (UM) menggelar serangkaian kegiatan pelatihan dan pelayanan laboratorium pada Senin, 21 Oktober 2026. Kegiatan bertajuk “Pelayanan Laboratorium sebagai Sarana Peningkatan Literasi Sains dan Keterampilan Mikrobiologi melalui Isolasi, Kultivasi, dan Identifikasi Jamur Mikroskopis bagi Siswa SMA Negeri 3 Sidoarjo” ini diikuti secara antusias oleh delegasi siswa dan guru pendamping dari SMAN 3 Sidoarjo di Kompleks Gedung B20 serta Laboratorium Bioteknologi UM.

Rangkaian acara yang berlangsung sehari penuh ini dipusatkan untuk memberikan pengalaman belajar yang komprehensif, menghubungkan wawasan ilmiah global dengan keterampilan laboratorium secara langsung. Sejak pagi hari, para siswa dan guru dari SMAN 3 Sidoarjo diajak untuk bergabung dalam perhelatan ilmiah bertaraf internasional, yaitu 5th Mini Symposium Biotechnology Short Course 2026 yang berlangsung di Gedung B20 UM. Simposium ini diselenggarakan oleh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Malang yang berkolaborasi dengan Faculty of Science and Marine Environment, Universiti Malaysia Terengganu (UMT).

Dengan mengusung tema besar “From Campus Research to Real-World Solutions: Biotechnology for a Better Future”, simposium internasional tersebut menghadirkan para pakar dan peneliti terkemuka dari kedua institusi lintas negara. Dalam forum tersebut, para pembicara memaparkan berbagai hasil riset mutakhir, inovasi bioteknologi kelautan, serta aplikasi ilmu lingkungan untuk menjawab tantangan global. Kehadiran siswa-siswi SMAN 3 Sidoarjo di tengah mahasiswa Bioteknologi UM angkatan 2023 hingga 2026 memberikan kesempatan berharga untuk merasakan secara langsung atmosfer akademik internasional sejak jenjang sekolah menengah.

Setelah mendapatkan pembekalan teori dan wawasan inspiratif pada sesi pagi, kegiatan dilanjutkan pada siang hari dengan fokus pada penguatan keterampilan praktis di laboratorium mikrobiologi. Pada sesi ini, para siswa diajarkan teknik dasar pengolahan mikroorganisme mikroskopis, secara khusus fokus pada jamur endofit yang hidup di dalam jaringan tanaman tanpa menimbulkan efek kerugian. Para siswa dipandu langsung untuk melakukan teknik isolasi murni, proses kultivasi pada media pertumbuhan steril, hingga pengamatan struktur mikroskopis jamur menggunakan mikroskop laboratorium.

Baca Juga  Kapolres Ponorogo AKBP Catur C. Wibowo Beri Batuan Warga Terdampak Atas Musibah Bencana Longsor

Siswa-siswi SMAN 3 Sidoarjo dipandu oleh tim mahasiswa Bioteknologi UM saat melakukan teknik aseptis isolasi dan isolasi jamur endofit menggunakan media agar steril di laboratorium.

 

Kegiatan pengabdian masyarakat ini diketua oleh Dr. Muh. Ade Artasasta, S.Si., dengan didampingi oleh tim dosen ahli yaitu Prof. Dr. Evi Susanti, S.Si., M.Si. serta Dr. Norman Yoshi Haryono, S.Si. Sebagai bentuk pendampingan yang inklusif dan kolaboratif, kegiatan ini juga melibatkan tim mahasiswa dari berbagai jenjang pendidikan di UM, antara lain Deni Ainur Rokhim dari S3 Pendidikan Kimia, Anom Irraras Noor dan Ilham Abdul Haq dari S2 Kimia, serta enam mahasiswa dari S1 Bioteknologi yakni Iz Fathma Agmadina, Andhika Kenryu Inomata, Ranska Muflih Alfiandi, Shahira Qistan A’yuni, Muhammad Firdaus, dan Adila Ihsanty Hasanah Muzahid.

Picture 2. Foto bersama seluruh Tim Pengabdi UM (dosen & mahasiswa), guru pendamping, dan siswa-siswi SMAN 3 Sidoarjo di Laboratorium Bioteknologi UM.

Dr. Muh. Ade Artasasta, S.Si. menyampaikan bahwa  “Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan literasi siswa-siswi mengenai mikrobiologi khususnya jamur mikroskopis ditinjau dari bagaimana jamur mikroskopis ditumbuhkan kemudian dimanfaatkan untuk berbagai bidang. Hal ini menjadi perhatian karena materi mikrobiologi di bangku hanya didapatkan sebagian kecil saja dari mata pelajaran Biologi”

Sebanyak 10 siswa SMAN 3 Sidoarjo yang terdiri dari Almira Oktaviona Yuska Putri, Muhammad Roikhan Mubarok, Aflakha Mantazakka, Carissa Evelyn Christantri, Miranty Rosa Wardani, Aira Nimas Anjani, Widyadhana Hayu Irawan, Nafisah Devi Rahmadani, Enrico Tristan Aryasatya, dan Khalifa Khairani menunjukkan keterlibatan yang sangat aktif selama kegiatan berlangsung. Perwakilan guru pendamping SMAN 3 Sidoarjo, yakni Deni Ainurrokhim, S.Pd., Dede Yayah R., M.Si., dan Nur Aini, S.Pd., turut mengapresiasi tinggi inisiatif UM yang telah membuka pintu laboratorium dan memberikan kesempatan belajar tingkat tinggi bagi para siswa, seraya berharap sinergi ini terus berlanjut di masa depan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *