Wabah lalat, bau menyengat , pencemaran udara, Warga Dungkan pagar akses kandang pakai peraga adat 

 

Bengkayang, beritatrends.co.id  – Warga Dusun Dungkan, RT1/RW 1 Desa Dharma Bhakti Kecamatan Teriak Kabupaten Bengkayang Kalimantan Barat menggelar aksi damai dengan satu pesan utama: “Lingkungan Sehat, Hak Kami!”

 

Ada pun objek kandang peternakan ayam putih di sinyalir milik Pengusaha berinisial Fo, yang di benarkan oleh menejer operasional, bahwa kandang dengan luas kira 30×100 meter dengan kapasitas 20.000 ekor ini, memang benar masih beroperasional dan kami bekerja di sini 11 orang,

Masalah tehnik kandang, perizinan, kerjasama dan izin lingkungan itu bukan kewenangan kami, tugas kami peliharaan ayam sampai waktu nya panen, tutup manajer,

 

Dari peserta mengatakan Aksi ini muncul bukan karena warga menolak usaha peternakan, melainkan karena dampak yang ditimbulkan dinilai sudah sangat merugikan kehidupan sehari-hari.

Dan kami aksi tidak ada istilah kordinator, ini aksi akumulasi kemarahan, karena sudah sering berjanji untuk mengatasi limbah dan polusi,namun tidak ada keseriusan pengusaha

 

Aksi yang di lakukan pada hari minggu tanggal 9 Agustus 2026 ,sekira pukul 11 ,

jumlah warga ratusan di dominasi ibu- ibu dan anak – anak

 

Dalam tuntutannya, warga menyampaikan 5 poin utama kepada pihak terkait:

 

1. TUTUP PERMANEN KANDANG AYAM DI DUSUN DUNGKAN

Warga meminta agar kandang ayam yang beroperasi di wilayah mereka ditutup secara permanen.

 

2. TOLAK KANDANG & TOLAK KEGIATAN PETERNAKAN YANG MERUGIKAN WARGA

Warga menolak segala bentuk kandang dan kegiatan peternakan yang menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat sekitar.

 

3. CABUT IJIN PERSETUJUAN TERKAIT KEGIATAN KANDANG AYAM

Warga menuntut pencabutan izin atau persetujuan yang telah diberikan untuk operasional kandang ayam di Dusun Dungkan.

 

Baca Juga  Polres Magetan Intens Patroli Malam Selama Bulan Suro

4. MINTA PEMERINTAH USIR PEMILIK/PENGELOLA KANDANG

Pemerintah diminta turun tangan mengusir pemilik maupun pengelola kandang dari wilayah Dusun Dungkan.

 

5. JANGAN DEKAT PEMUKIMAN PENDUDUK

Warga menegaskan bahwa kandang atau peternakan tidak boleh lagi dibangun dekat dengan rumah warga.

 

Tuntutan ini muncul setelah warga merasakan dampak langsung: lalat dalam jumlah sangat banyak yang masuk ke rumah dan mencemari makanan, bau tidak sedap dari limbah peternakan, hingga gangguan kesehatan dan kenyamanan.

 

Aksi dikomandoi oleh Aliansi Masyarakat Desa Dharma Bhakti dengan titik kumpul di Kantor Desa Dharma Bhakti dan dilanjutkan menuju lokasi kandang ayam. Kegiatan ini diketahui dan dihadiri oleh Kepala Desa, seluruh RT, Babinsa, Babinkamtibmas, tokoh pemuda, tokoh adat, dan masyarakat.

 

Warga menegaskan sikapnya: “Usaha boleh berjalan, tetapi lingkungan wajib dijaga. Peternakan maju, masyarakat juga harus sejahtera.”

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *