Warga Tolak Farm 3 Greenfields, Minta Masalah Lingkungan Farm 2 Diselesaikan dulu

Beritatrends,Blitar – Rencana pembangunan peternakan sapi ketiga (Farm 3) milik PT Greenfields Indonesia di kawasan Telogo Gentong, Desa Sumberurip, Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar mendapat penolakan dari warga. Hal ini terungkap dalam audiensi di DPRD Kabupaten Blitar, Selasa (9/6/2026).

Warga bersama perwakilan Gerakan Anak Nasional (GANNAS), aktivis lingkungan, dan masyarakat terdampak meminta ekspansi dihentikan terlebih dahulu hingga masalah lingkungan di sekitar Farm 2 tuntas diselesaikan.

Warga menegaskan, pembangunan baru tidak layak dilanjutkan jika keluhan akibat operasional peternakan sebelumnya belum mendapat solusi jelas.

Aktivis lingkungan, Mario S. Budi yang akrab disapa Kempes menegaskan, aspirasi warga harus menjadi perhatian utama pemerintah. Jangan sampai masyarakat dipaksa menerima pembangunan baru sementara persoalan yang lama belum jelas penyelesaiannya.

“Warga berhak mendapatkan lingkungan yang bersih dan sehat. Kalau masih ada keluhan yang terus berulang, maka itu harus menjadi alarm bagi semua pihak untuk melakukan evaluasi menyeluruh,” tegas Kempes.

Salah satu sorotan utama adalah dugaan pencemaran Sungai Genjong di Desa Ngadirenggo, Kecamatan Wlingi.

Kepala Desa Ngadirenggo, Rizky Rendyana Firmansyah menandaskan, jika keluhan warga ini sudah berlangsung lama.

“Di desa kami, tepatnya di Sungai Genjong memang kondisinya tercemar limbah kotoran sapi yang diduga berasal dari peternakan Farm 2 PT Greenfields Indonesia. Kondisi ini terjadi sudah lama dan memang dikeluhkan masyarakat,” jelasnya.

Selain pencemaran air, warga juga mengeluhkan ledakan populasi serangga yang disebut “mrutu” yang mulai muncul sejak berdirinya peternakan.

“Dulu serangga itu tidak ada. Baru setelah ada peternakan tersebut serangga itu muncul. Jumlahnya semakin banyak seiring keluhan masyarakat terkait kondisi Sungai Genjong,” tambahnya.

Kekhawatiran serupa dirasakan warga Desa Sumberurip yang menjadi lokasi rencana Farm 3. Mereka takut masalah lingkungan yang sama akan terulang di wilayahnya.

Baca Juga  Lapas Tanjungbalai Sembelih 3 Hewan Kurban

Sementara Ketua GANNAS, Joko Wiyono menegaskan, pihaknya akan terus mengawal proses ini dan mengancam membawa masalah ke tingkat pusat jika aspirasi diabaikan.

“Kami meminta pemerintah tidak mengabaikan suara masyarakat. Jika pembangunan Farm 3 tetap dipaksakan berjalan sementara persoalan lingkungan yang dikeluhkan warga belum mendapatkan penyelesaian yang jelas, maka kami akan membawa persoalan ini ke Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia untuk dilakukan pemeriksaan dan peninjauan secara menyeluruh,” tegasnya.

Warga juga meminta DPRD tidak hanya menampung keluhan, tetapi memastikan aduan ditindaklanjuti secara transparan dan objektif.

Sementara itu, perwakilan PT Greenfields yang hadir dalam audiensi memilih tidak memberikan keterangan kepada media, menyatakan semua penjelasan telah disampaikan di dalam forum.

Hingga acara berakhir, belum ada keputusan resmi mengenai kelanjutan rencana pembangunan. DPRD menyatakan akan mempelajari dan menindaklanjuti seluruh masukan yang disampaikan .

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *