Bakesbangpol Magetan Gelar Sosialisasi Penanganan dan Pencegahan konflik Sosial Jelang Ramadhan

Sosialisasi Penanganan dan Pencegahan konflik Sosial kabupaten Magetan tahun 2022 dan antisipasi ATHG Menjelang Ramadhan 1443 H/2022

Beritatrends, Magetan – Bakesbangpol Magetan Mengelar Sosialisasi Penanganan dan Pencegahan konflik Sosial kabupaten Magetan tahun 2022 dan antisipasi ATHG Menjelang Ramadhan 1443 H/2022 di Gedung Korpri Magetan, Kamis (30/3/2022).

Kegiatan bertemakan “Antisipasi ATHG menjelang bulan Ramadhan 1443 H dan pencegahan konflik sosial di Masyarakat” tersebut dibuka oleh Chanif Tri Wahyudi M.SI, Kepala Kesbangpol Magetan dan diikuti oleh Perwakilan Kepala Desa dan Perangkat Desa se-Kabupaten Magetan.

Maksud dan tujuan penanganan konflik sosial menurut pasal 1 undang undang nomor 7 tahun 2012 adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan secara sistematis dan terencana dalam situasi dan peristiwa baik sebelum, pada saat, maupun sesudah terjadi konflik yang mencakup pencegahan konflik, penghentian konflik dan pemulihan pasca konflik.

Dengan tujuan penanganan konflik adalah menciptakan kehidupan masyarakat yang aman, tenteram, damai dan sejahtera memelihara kondisi damai dan harmonis dalam hubungan sosial kemasyarakatan.

Meningkatkan tenggang rasa dan toleransi, memelihara fungsi pemerintah, melindungi jiwa dan harta benda serta sarana dan prasarana umum menjelang datangnya bulan ramadhan 1443 H/ 2022 khususnya di Kabupaten Magetan dapat tercipta situasi kondusif, damai dan aman sehingga masyarakat muslim dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan lancar.

Sosialisasi penanganan dan pencegahan konflik sosial kabupaten magetan tahun 2022 dalam rangka antisipasi athg menjelang bulan Ramadhan 1443 h dan pencegahan konflik sosial di masyarakat, di biayai dari Apbd kabupaten magetan tahun 2022 dan Renaksi bekerjasama dengan Satgas Sinergisitas BNPT dan Satgas Intelejen terkait.

Selain itu juga Materi dari Kapten Arm Suyatmin mewakili Komandan Kodim 0804/ Magetan, ia menyampaikan Konflik sosial selalu ada, disebabkan karena adanya perbedaan2 kepentingan dari individu2 dan kelompok2 maupun persoalan dibidang SARA (Suku, Agama, dan Ras) politik, ekonomi serta menyangkut sosial dan budaya dan adat kebiasaan.

Prediksi kerawanan saat ini aspek ekonomi, aspek sosial budaya, aspek keamanan. Provokasi dan adu domba mencegah adalah persatuan dan kesatuan maka kita harus hati hati di dalam masalah apapun supaya tidak terjadi hal-hal yang menyebabkan perpecahan.

Deteksi dini untuk menemukan secara cepat setiap indikasii kejadian dlm rangka cegah dini. Dan cegah dini untuk melaksanakan tindakan awal secara cepat & tepat guna mencegah terjadinya aght secara luas. Cegah dini adalah Pedomani UU ITE dan ketentuan yang berlaku di lingkungan masyarakat, Pemicu konflik sosial kepada masyarakat di lingkungannya. Selain itu, Jangan terprovokasi terhadap isu-isu dan info yang tidak jelas berita darimana sumbernya, lebih bijak dalam menyikapi kebijakan pemerintah dan berkomunikasi melalui sosial media, dengan santun, tidak bersifat sombong dan provokasi dan melaksanakan hubungan kelompok kepada toga, tomas, todat untuk bersama-sama menjaga keamanan.

Penanganan konflik yang efektif tentu menetralisir tingkat intensitas konflik ke arah terciptanya suasana yang harmonis, tenteram, aman dan sejahtera. Materi oleh Kompol Agus Suharyono, SH, Kabag Ops Polres Magetan disampaikannya, Menjelang bulan ramadhan 1443 H/ tahun 2022, terdapat beberapa kerawanan diantaranya kenaikan harga komoditas sembako seperti minyak goreng yang sudah beberapa pekan belakangan naik di angka Rp 24.000,- per liter di tingkat eceran, telur ayam ras yang naik Rp 22.000,- per Kg di tingkat eceran dan beberapa komoditas lainnya.

Berkaitan dengan hal tersebut diharapkan hal tersebut tidak berimplikasi dengan terganggunya situasi kamtibmas di wilayah Kab. Magetan. Agar dinas instansi terkait terus melaksanakan operasi pasar untuk menghindari adanya oknum yang memanfaatkan serta melaksanakan upaya penimbunan bahan pokok serta bahan makanan sehingga stabilitas ekonomi masyarakat dapat terjaga.

Beberapa potensi kerawanan lainnya yakni : terdapat kegiatan dan agenda dari beberapa perguruan pencak silat di Kabupaten Magetan diantaranya :

1. Kegiatan kenaikan tingkat PSHT.
2. Kegiatan latihan bersama PSHW Tunas Muda.
3. Antisipasi Perayaan 1 Abad PSHT Pusat Madiun Apabila ada pengumpulan Massa dan Perayaan di wilayah Magetan.

Hal tersebut berpotensi gangguan kamtibmas apabila tidak dikelola dengan baik. Mohon kepedulian seluruh pihak untuk turut membantu minghimbau para tokoh perguruan untuk tetap menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kab. Magetan dan tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat.

Pos terkait