Bupati Magetan Mengisi Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi di BLK Al-Muslimun

  • Whatsapp

Setelah selesai terima materi foto bersama

Beritatrends, Magetan – Untuk mengentaskan pengangguran dan meningkatkan kualitas dan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai program nasional, BLK Al-Muslimun Desa Sumberagung Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan menggelar Pelatihan Berbasis Kompetensi, Sabtu (18/9/2021)

Melalui PBK diharapkan mampu mempersiapkan tenaga kerja terampil dan kompeten sesuai kebutuhan industri, agar mampu mengisi lowongan kerja yang ada di industri atau membuka lapangan pekerjaan/usaha mandiri.

Pelatihan di BLK Al-Muslimun diikuti 17 selama kurang lebih selama dua minggu dan ini sudah memasuki dua hari terakhir mereka para peserta selesai dalam menuntut ilmu di BLK tersebut.

Hadir pada acara tersebut Kepala Desa Sumber Agung, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Dinas Koprasi UMKM, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kepala Kesbangpol, Babinsa, Babinkantibnas, Ketua BLK Al-Almuslimun beserta Guru pembimbing BLK.

Dihari dua hari terakhir ini Bupati Magetan Dr. Drs. Suprawoto SH. M.Si diminta untuk mengisi materi pelatihan berbasis kompetensi dengan tujuan kegiatan pelatihan ini untuk membentuk sikap mental bagi para peserta dalam menghadapi persaingan global, mengembangkan program pelatihan kerja yang berorientasi pada kompetensi, meningkatkan kualitas dan kompetensi tenaga kerja dalam berbagai keahlian dan keterampilan sesuai kejuruan masing-masing, dan melaksanakan salah satu Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) BLK dalam menekan angka pengangguran melalui pelatihan ini.

Suprawoto mengatakan, dengan memiliki pengetahuan (knowledge), keterampilan (skill) maupun perilaku/sikap kerja (attitude) maka diharapkan peserta pelatiha bisa mengisi jabatan-jabatan yang tersedia di industri ataupun menjadi wirausahawan.

Para peserta pelatihan di BLK Al-Muslimun

Bupati mengucapkan terimakasih kepada BLK Al-Muslimun yang telah membatu pemerintah dalam membantu program menekan angka pengangguran, karena pemerintah sendiri tidak akan mampu. Dengan adanya BLK otomatis menciptakan dan memaksimalkan ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM), sekaligus merupakan salah satu upaya pemerintah dalam rangka mengurangi angka pengangguran melalui pelatihan.

Diharapkan bagi para peserta nantinya bisa menciptakan pekerja dan berwirausaha, dan dapat dimaknai sebagai upaya memberikan kemampuan kepada warga masyarakat yang membutuhkan berbagi keterampilan sebagai bekal untuk bekerja atau berwirausaha yang sukses.

Selaku pemerintah daerah, sekali lagi pihaknya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak terkait, sehingga tercipta keterkaitan dan kesepadanan antara dunia pelatihan sebagai penyuplai tenaga kerja dan dunia industri sebagai pengguna tenaga kerja untuk bersama-sama mempersiapkan dan membangun SDM di daerah kita ini, sehingga putera-puteri kita sebagai calon tenaga kerja akan memiliki kemampuan.

Pos terkait