Pringsewu, beritatrebds.co.id – Pembangunan Jalan Provinsi Beton yang dibiayai dari anggaran APBD Provinsi Lampung kini menjadi sorotan warga. Proyek yang seharusnya meningkatkan infrastruktur Jalan Provinsi di Arah Pringsewu menuju Sukoharjo justru diduga menimbulkan masalah baru, terutama terkait polusi debu yang mengancam kesehatan masyarakat.
Sebelum proyek ini dimulai, warga menikmati lingkungan yang relatif bebas dari polusi debu. Namun, kini pasir dan semen beterbangan di udara, menciptakan keresahan di tengah warga. “Sebelum ada Proyek Jalan Provinsi beton , tidak pernah ada debu seperti ini. Sekarang, debunya sangat mengganggu kesehatan warga,Selasa(18/8/2026).
Salah satu warga Kabupaten Pringsewu CHN(42)mengatakan (18/8/2026) seharusnya pekerjaan Rigid beton Jalan Provinsi ini dilakukan penyiraman setiap hari baik pagi, siang dan sore untuk mengurangi debu berterbangan udara, saya perhatikan penyiraman di lakukan sekali itu juga sudah sore sekitar jam 15.30 wib, penyiraman juga saya pribadi perhatikan kalau ada pejabat terkait datang seperti kemarin kunjungan Wakil Gubernur Lampung dan terakhir kunjungan Gubernur Lampung, seharusnya jangan hanya ada pejabat datang setiap hari. Saya berharap Pihak Terkait untuk segera meninjau ulang proyek ini. Kekhawatiran mereka tidak hanya menyangkut kualitas infrastruktur, tetapi juga dampak buruk terhadap kesehatan warga yang kian hari semakin dirasakan,ujarnya.
Diharapkan,pula pihak Pejabat Provinsi terkait segera memberikan klarifikasi dan mengambil langkah perbaikan. Warga mendesak agar proyek ini dijalankan sesuai standar yang telah ditetapkan, dengan memperhatikan kesehatan dan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama,terangnya.
Untuk diketahui publik Proyek Jalan Provinsi Pringsewu – Kalirejo Proyek bernilai sekitar Rp23,9 miliar hingga Rp25 miliar.





