Di Perayaan Natal, Bane Raja Manalu Serukan Jaga Kerukunan Umat

Bane Raja Manalu: Meski Berbeda Suku, Agama dan Ras, Hidup Berdampingan Harus Rukun

Beritatrends, Simalungun – Staf Khusus Menteri Hukum dan HAM, Bane Raja Manalu mengatakan bahwa Indonesia harus rukun dalam keberagaman. Hal itu disampaikan Bane Raja Manalu saat memberikan sambutan pada perayaan Natal Bersama Masyarakat Desa Marihat Dolok, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Sabtu (17/12/2022).

Tema yang diangkat dalam perayaan Natal itu adalah “Sungguh alangkah baiknya dan indahnya apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun”.

“Meski berbeda suku, agama dan ras tapi bisa duduk bersama dan rukun. Hidup harus berdampingan. Hidup rukun. Inilah wajah Indonesia sesungguhnya. Inilah wajah Sumatera Utara sesungguhnya,” ujar Bane, yang merupakan alumni SMA Negeri 3 Pematangsiantar tersebut.

Bane juga mengapresiasi masyarakat Dolok Panribuan yang harmoni dalam keberagaman.

Sebagai pendiri Yayasan Bagak, Bane berharap ke depannya putra-putri terbaik Dolok Panribuan dapat mendapat tempat di kancah nasional.

Bagak adalah sebuah yayasan yang salah satunya menggerakkan ibu rumah tangga agar merdeka secara keuangan. Lebih Dari setahun ini, Yayasan Bagak menggerakkan ibu rumah tangga agar bisa menjadi bagian yang menggerakkan ekonomi rumah tangga lewat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

“Mudah-mudahan di Dolok Panribuan bisa banyak kaum ibu yang bisa digerakkan agar merdeka secara keuangan lewat UMKM,” ungkap Alumni Universitas Indonesia tersebut.

Di sela-sela perayaan Natal, Bane Raja Manalu membagikan 100 paket sembako dan 300 kemasan minyak goreng. Turut hadir dalam perayaan Natal tersebut, Kepala Desa Marihat Dolok, Manatap Tunas Jaya Sianturi, Uspika Dolok Panribuan dan 400an masyarakat Marihat Dolok.

Pos terkait