Golkar Magetan Pasang Target Tinggi: 7 Kursi Wajib Capai, Pimpinan Siap Mundur Jika Gagal

Beritatrends,Magetan – Suasana rapat kerja dan pelantikan pengurus Golkar Kabupaten Magetan berlangsung tegas dan penuh semangat. Kehadiran Ketua DPD Golkar Jawa Timur, Dr. H. Ali Mufthi, S.Ag., M.Si., membawa pesan yang lugas dan tak bisa ditawar: organisasi harus solid, dan target penambahan kursi legislatif wajib tercapai.

Acara ini dihadiri lengkap oleh jajaran pengurus DPD Golkar Jatim, pengurus daerah, hingga perwakilan dari 18 kecamatan dan tingkat desa se-Kabupaten Magetan. Bagi Ali Mufthi, Rapat Kerja Daerah (Rakerda) bukan sekadar seremonial, melainkan kewajiban organisasi untuk merencanakan masa depan partai.

“Harapannya barisan kita lurus dan solid. Tidak boleh ada yang tumpang tindih atau berjalan sendiri-sendiri. Kalau ada yang tidak beres, tugas ketua adalah meluruskannya kembali,” tegas Ali Mufthi saat memberikan arahan.

Target 7 Kursi: Harga Mati, Tak Boleh Tawar

Poin paling menarik datang saat membahas target pemilu mendatang. Saat ini Golkar Magetan memiliki 5 kursi di legislatif, namun Ali Mufthi menuntut kenaikan menjadi 7 kursi. Bagi dia, angka itu bukan sekadar harapan, melainkan syarat mutlak bagi seorang pemimpin partai.

“Kalau tidak bisa menambah kursi, jangan jadi ketua. Kalau hasilnya tetap sama saja, langsung kita tunjuk pelaksana tugas. Harus begitu supaya semua bergerak,” ujarnya dengan nada tegas.

Aturan ini berlaku adil, termasuk bagi dirinya sendiri di tingkat provinsi. Ali Mufthi menyatakan siap mengundurkan diri jika raihan kursi Golkar Jatim tidak bertambah. Ia menandatangani 7 poin fakta integritas, dan salah satu poin utamanya adalah kewajiban menaikkan jumlah kursi.

Ditanya soal peluang keberhasilan target 7 kursi di Magetan, jawabannya singkat dan penuh keyakinan: “100 persen harus tercapai. Bahkan kalau bisa lebih, 8 atau 9 kursi pun kita ambil. Itu harga mati, tidak boleh dikurangi sedikit pun.”

Baca Juga  Sinergitas Tinggi TNI-Polri, BPBD dan Warga Atasi Pohon Tumbang

Ketua Golkar Magetan: Saya Siap Mundur

Tantangan berat ini langsung dijawab dengan berani oleh Ketua DPD Golkar Magetan, Didik Haryono. Ia tak ragu menerima konsekuensi yang ditetapkan pimpinannya.

“Saya siap mengundurkan diri dari jabatan ketua jika kursi Golkar tidak bertambah. Kalau hasilnya tetap 5 saja, saya pasti mundur,” ucap Didik tegas.

Menurut Didik, target ini memang berat tapi bukan mustahil. Saat ini ada 2 daerah pemilihan di Magetan yang belum memiliki wakil Golkar. Fokus utamanya kini jelas: pertahankan 5 kursi yang ada, dan rebut 2 kursi kosong itu.

Untuk mewujudkan mimpi tersebut, strategi sudah disiapkan. Kuncinya ada dua: mempererat persatuan di dalam organisasi, dan membuat program kerja yang benar-benar bermanfaat serta dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat luas.

“Semua strategi ini kita rumuskan hari ini. Kita ingin hadir dan berguna bagi warga Magetan, agar mereka percaya dan memilih Golkar kembali,” tutup Didik penuh semangat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *