Jembatan Gantung Ngutoronadi – Sukowidi Diperkirakan Akhir Desember Kelar

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Magetan Ir Muchtar Wahid

Beritatrends, Magetan – Jembatan gantung yang menjadi sarana perlintasan terdekat bagi warga Desa Nguntoronadi dan Desa Sokowidi kini mulai diperbaiki.

Semenjak ambruk pada satu Tahun yang silam, jembatan itu pun kini sudah dibongkar untuk ditangani oleh pemerintah.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Magetan Ir Muchtar Wahid mengatakan, Jembatan Gantung Nguntoronadi – Sokowidi terkena bencana 1 (Satu) tahun yang lalu, sekarang di PAPBD, kita baru bisa menangani jembatan Gantung Nguntoronadi – Sukowidi, karena waktunya mendesak kita juga menggunakan dana APBD, untuk rekontruksi kembali, sedangkan bahan-bahan yang bisa gunakan, digunakan kembali. Diakhir Desember 2021 nanti diharapkan masyarakat bisa menggunakan jembatan tersebut, ini harapan kita semua bisa berjalan, Senin (6/12/2021)

“Hari ini dilokasi jembatan gantung tersebut sudah naik 2 Pilon (tiang) satu berada di Desa Nguntoronadi dan satu di desa Sukowidi, sudah selesai tinggal nanti jembatan gantungnya,”ucap Muchtar.

Jembatan Itu merupakan jalur ekonomi antar Desa, Kecamatan. Harapan Kedepanya tranfortasi itu bisa lancar ekonominya, dan masyarakat bisa dengan mudah menuju desa Nguntoronadi-sukowidi dan sebaiknya.

“Dana pengerjaan jambatan gantung tersebut sharing antara Desa Nguntoronadi-Desa Sukowidi dan Pemerintah yaitu Dinas PUPR,”terang Muchtar.

Sudah berkoordinasi dilapangan dengan Kepala Desa Nguntoronadi dan Desa Sukowidi, kita sharing kontraksi, utamanya dikerjakan kemudian, karena jembatan itu kan kurang tinggi. Ditinggikan 1,25 meter nah Oprit peninggian itu sama ditanggung 2 desa itu, sehingga dengan sharing itu nanti 2 desa itu punya tanggung jawab untuk terus memelihara jembatan itu.

“Anggaran yang dibutuhkan, kalau untuk Kontruksinya diperkirakan sekitar Rp. 400 Juta, kemudian untuk pemeliharaan pondasi pendiri Oprit itu sekitar 10 hingga 15 juta nanti desa yang lebih tahu persis berapa yag dikeluarkan oleh Desa,”jelas Muchtar

Ditempat yang berbeda Kepala Desa Sukowidi Suratman mengatakan, sebelumnya ada IKAD kerjasama antar Desa, itu dianggarkan 2 Desa. Dari Kabupaten hanya membantu pembangunan jembatan.

“Alhamdulillah berhasil dan sampai sekarang sudah dikerjakan oleh PU, yang mengerjakan dari PU, desa tidak ada permasalahan,”terang Suratman.

Ditambahakan Kades Nguntoronadi Basuki Rahmad menjelaskan awal masalah jembatan itu mulanya merencanakan badan kerjasama antar desa dengan desa Sukowidi dari anggaran dana desa sudah fiks akhirnya terus ditengah perjalanan diambil alih oleh PU, PU sudah siap menangani terkait jembatan itu, “Sing penting ono jembatane” kami senang sekali.

“Yang jelas dari adanya jembatan itu sangat membantu bagi warga kami dan Warga Sukowidi terutama bagi anak-anak sekolah SMP 1 Nguntoronadi atau sebaliknya, sangat membantu memperlancar pembangunan jembatan itu, Rencana dari pemborong selesainya akhir Desember, mudah-mudahan bisa selesai,”pungkas Basuki Rahmad.

Pos terkait