Lagi, Pemkab Madiun Raih Penghargaan Penyaluran Dana Desa Tercepat Se-Indonesia

PIAGAM PENGHARGAAN–Wakil Bupati Madiun, Hari Wuryanto didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Madiun, Joko Lelono (kiri) mengangkat piagam penghargaan daerah tercepat penyaluran  100 persen dana desa (DD) tahap pertama tahun 2022 di Dyandra Convention Center Surabaya, Kamis (24/2/2022). 

Beritatrends  Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun kembali mendapatkan penghargaan daerah tercepat penyaluran  100 persen dana desa (DD) tahap pertama tahun 2022.

Dengan demikian, Pemkab Madiun sudah tiga kali berturut-turut mendapat  penghargaa percepatan penyerapan DD seratus persen tahap pertama. Penghargaan ini diserahkan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada Wakil Bupati Madiun H. Hari Wuryanto pada acara Rapat Koordinasi Percepatan Pencairan Dana Desa Provinsi Jawa Timur tahun 2022 di Dyandra Convention Center Surabaya, Kamis (24/2/2022).

Hadir dalam acara itu,  Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi H. Abdul Halim Iskandar, bupati se Jawa Timur dan sejumlah pimpinan Perangkat Daerah Pemprov Jatim.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi H. Abdul Halim Iskandar menyatakan semua kepala daerah se-Jatim agar mencontoh terobosan yang dilakukan Bupati Madiun. Pasalnya selama tiga tahun terakhir daerah yang dikenal sebagai kampung pesilat Indonesia tercepat dalam pencairan DD tahap pertama.

“Bupati Madiun ini sangat tanggap  dengan percepatan. Tahun 2020 saya kaget melihat data itu mendahului semuanya. Tahun 2021 dan 2022 juga demikian. Saya harap di tahun 2023 Kabupaten Madiun bisa disalip”, ungkap Iskandar.

Iskandar mengatakan sejatinya keberadaan DD untuk penurunan kemiskinan. Untuk itu harus dioptimalkan sedemikian rupa.

“Dana desa ini bila dikelola dengan benar dan optimal sesuai peruntukan, saya yakin akan ada percepatan penurunan kemiskinan. Untuk semua pengelolaan dana desa harus melibatkan masyarakat, seperti BLT dan Padat Karya Tunai Desa. Bupati juha perlu mengawasi pengelolaan dana desa dengan swakelola”, ungkap Iskandar.

TERIMA PENGHARGAAN–Pemerintah Kabupaten Madiun kembali mendapatkan penghargaan daerah tercepat penyaluran  100 persen dana desa (DD) tahap pertama tahun 2022. Piagam penghargaan itu diserahkan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indarparawansa kepada Wakil Bupati Madiun, Hari Wuryanto di Dyandra Convention Center Surabaya, Kamis (24/2/2022). 

Sementara itu Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indarparawansa  prosentase kemiskinan pedesaan di Jawa Timur tahun 2021 di bulan Maret sampai September turun 1,26 persen. Penurunan signifikan terjadi saat masa pandemi COVID-19. “Terimakasih seluruh Bupati yang sudah berkerja sangat luar biasa. Kita lanjutkan hal yang sudah menjadi indikator kebaikan dari penurunan kemiskinan di pedasaan”kata Khofifah.

Wakil Bupati Madiun H. Hari Wuryanto menyatakan capaian penghargaan yang diraih Pemkab Madiun tidak lain untuk mensejahterakan masyarakat. Harapannya, kepala desa dapat memanfaatkan sebaik-baiknya.

“Dana desa bulan Januari sudah cair. Harapan kami perekonomian masyarakat bisa pulih kembali,” jelas Hari Wur.

Pria yang akrab disapa Hari Wur menyatakan Kabupaten Madiun bisa menjadi yang tercepat dalam penyaluran dana desa tahap pertama selama tiga kali berturut-turut tentunya dengan perencanaan yang matang.

Perencanaan itu mulai dari musdus, musdes, hingga musrenbang.

Ia menyebut penyerapan dana desa tahun 2022 tahap pertama ini sebesar 40 persen dari total anggaran sekitar Rp 167 Milyar. Peruntukkanya,  40 persen untuk nantuan langsung tunai (BLT) Dana Desa, 20 persen untuk ketehanan pangan hewani, 8 persen untuk penanganan COVID-19 dan sisa untuk kebutuhan yang sudah diprioritaskan oleh desa.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Madiun, Joko Lelono menyatakan penyaluran dana desa pada tahap pertama sebesar 40 persen digunakan untuk BLT Dana Desa. Totalnya Tlterdapat 19.570 KPM sudah menerima BLT DD Januari-Februari.

“Alhamdulillah kita hattrick dalam tercepat penyaluran Dana Desa. Kuncinya, kita selalu mengawal jalannya APBDes, sehingga perencaan ini terukur dan terkontrol,” ungkap Joko.

Ia menambahkan keberhasilan percepatan penyerapan DD lantaran terjadi sinergi lintas perangkat daerah mulai dari perencanaan APBDes sampai pada proses penyaluran dengan KPPN.

 

Pos terkait