Pelatihan Petugas Sensus Pertanian 2023

Wakil Bupati Blitar Buka Pelatihan Petugas Sensus Pertanian 2023

Beritatrends, Blitar – Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso membuka secara resmi Pelatihan Petugas Sensus Pertanian 2023 (ST2023), yang diselenggarakan BPS Kabupaten Blitar di Hotel Puri Perdana, Senin (22/05/2023). Acara itu dilaksanakan sampai dengan 31 Mei 2023.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Blitar menilai kegiatan ini sangat penting, guna kedaulatan pangan dan kesejahteraan petani, sehingga diperlukan sensus pertanian.

Sesuai Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 1997 tentang statistik, penyelenggaraan sensus dilakukan setiap 10 tahun sekali, termasuk Sensus Pertanian pada setiap tahun berakhiran angka 3.

“Sensus Pertanian ini merupakan sensus yang bertujuan antara lain untuk mendapatkan data statistik pertanian yang lengkap dan akurat supaya diperoleh gambaran yang jelas tentang struktur pertanian di Indonesia dan memperoleh informasi tentang populasi rumah tangga pertanian, rumah tangga petani gurem, luas tanam tanaman pangan, jumlah pohon dan ternak, distribusi penguasaan lahan menurut golongan luas, dan sebagainya,” jelasnya.

Ia menjelaskan, Kabupaten Blitar merupakadan daerah agraris, sekitar 80% penduduknya bermata pencaharian sebagai petani. Luasan Kawasan Pertanian Berkelanjutan ditetapkan sekitar 37 ribu hektar, Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan kurang lebih 35 ribu Hektar dan Lahan Cadangan Pertanian Pangan Berkelanjutan seluas 2,5 ribu hektar.

“Kegiatan Sensus Pertanian yang akan diselenggarakan pada tanggal 1 Juni sampai 31 Juli 2023 mendatang, saya berpesan pastikan data akurat, komprehensif sehingga bisa dimanfaatkan sebagai perbaikan data penerima pupuk bersubsidi termasuk juga menjadi tolak ukur data-data statistik pertanian guna perbaikan statistik pertanian selanjutnya,” jelasnya.

Terakhir, ia juga berharap, kegiatan ini bisa melahirkan petani milenial dimana pada Tahun 2023 Menteri Pertanian ingin mencetak 2,5 juta petani milenial.

“Sensus Pertanian ini merupakan sensus pertanian ketujuh sejak kali pertama dilakukan tahun 1063 silam dengan harapan lancar, sukses mencatat Pertanian Indonesia, Untuk Kedaulatan Pangan dan Kesejahteraan Petani.” Pungkasnya.

Pos terkait