DISKUSI- Sekretaris Kementerian Koordinator (Sesmenko) Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso berdiskusi dengan Plt Wali Kota F Bagus Panuntun, Sekretaris Daerah, dan perwakilan OPD Pemkot Madiun di Rumah Dinas Wali Kota Madiun, Kamis (28/5/2026).
Beritatrends, Madiun- Pemerintah pusat mendorong Pemkot Madiun untuk memperkuat sektor ekonomi berbasis potensi lokal agar tetap mampu menjaga perputaran ekonomi masyarakat. Pasalnya saat ini kondisi ekonomi global masih menjadi tantangan bagi Indonesia.
Hal itu disampaikan Sekretaris Kementerian Koordinator (Sesmenko) Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso saat bertemu dengan Plt Wali Kota F Bagus Panuntun, Sekretaris Daerah, dan perwakilan OPD Pemkot Madiun di Rumah Dinas Wali Kota Madiun, Kamis (28/5/2026).
Menurut Susiwijono pemerintah pusat bersama pemerintah daerah mulai menyiapkan langkah untuk menjaga pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal II 2026 di tengah tantangan global. Untuk itu pemerintah pusat mendorong pemerintah daerah menjaga momentum pertumbuhan ekonomi daerah agar tetap selaras dengan target nasional di tengah kondisi ekonomi yang dinamis.
“Kuartal pertama pertumbuhan nasional cukup tinggi, 5,61 persen. Alhamdulillah Kota Madiun juga selalu di atas pertumbuhan provinsi maupun nasional. Nah, bulan depan kami sedang menyiapkan kebijakan untuk mendorong kuartal dua,” kata Susiwijono.
Ia mengatakan pemerintah pusat menyiapkan stimulus perpanjangan kebijakan work from home (WFH), diskon tarif transportasi seperti tiket pesawat dan kereta api, hingga percepatan pencairan gaji ke-13 ASN pada awal Juni.
Ia menilai Kota Madiun memiliki peluang besar untuk berkembang melalui sektor jasa, pariwisata, dan ekonomi kreatif.
“Kami melihat Kota Madiun memiliki potensi yang luar biasa pada sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan beberapa sektor jasa yang cocok untuk didorong,” ujar Susiwijono.
Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun menyatakan untuk meningkatkan transaksi ekonomi berbagai agenda dan event yang digelar mulai Juni mendatang. Salah satunya momentum peringatan Hari Jadi Kota Madiun ke-108 hingga berbagai kegiatan wisata akan dimaksimalkan untuk menjaga daya beli dan memperkuat ekonomi lokal.
“Banyaknya kegiatan di bulan Juni ini tentunya nanti akan membuat perputaran ekonomi semakin besar. Apalagi nanti ada stimulan-stimulan dari pemerintah pusat, khususnya agar pelaku ekonomi di Kota Madiun mendapat dampak,” tutur Bagus.
Tak hanya itu, kata Bagus, Pemkot Madiun menyiapkan konsep wisata baru berbasis identitas daerah untuk menghadapi tantangan ekonomi ke depan. Harapanya banyaknya event akan mendorong tumbuhnya perekonomian di Kota Madiun.
“Target kami perputaran ekonomi di Juni bisa berdampak bagi masyarakat Kota Madiun. Untuk pada kegiatan nanti banyak kami libatkan pelaku UMKM dan Ekraf lokal,” demikian Bagus.





