Pemkot Madiun Asuransikan Seluruh Anggota KPPS dan Satlinmas

MASUKAN-Wali Kota Madiun, Maidi memasukan surat suara di kotak suara usai menggunakan hak pilihnya pada pemilu 2024 di TPS 22, Jalan Merpati, Kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Jawa Timur, Rabu (14/2/2024).

Beritatrends, Madiun – Pemkot Madiun mengasuransikan seluruh anggota KPPS dan satlinmas dalam penyelenggaraan pemilu 2024. Asuransi itu mengkover jaminan kesehatan hingga jaminan kecelakaan kerja saat bertugas.

Wali Kota Madiun, Maidi menyatakan asuransi itu bentuk penghargaan dari Pemkot Madiun lantaran petugas KPPS dan satlinmas sudah rela berkorban untuk pelaksanaan pemilu 2024 berjalan aman dan lancar.

“Mereka sudah rela berkorban untuk penyelenggaraan pesta demokrasi. Makanya kami lindungi. Kalau ada yang meninggal maka keluarganya sudah sejahtera karena mendapatkan santunan,” jelas Maidi, Rabu (14/2/2024).

Mantan Sekda Kota Madiun tersebut juga menambahkan, hampir 6000 anggota KPPS dan Satlinmas di Kota Pendekar didaftarkan dalam asuransi. Sehingga, ketika terjadi peristiwa yang tidak diinginkan, mereka mendapat santunan.

“Kalau sampai sakit atau kecelakaan dapat jaminan. Bahkan meninggal dunia pada saat bertugas mendapat santunan Rp 100 juta,” tegasnya.

Tak hanya itu asuransi, kata Maidi, , Pemkot Madiun juga menyiapkan tenaga kesehatan dari puskesmas dan rumah sakit untuk menolong dan mengobati anggota satlinmas dan KPPS yang sakit. Selain itu, mobil ambulan pun sudah disiapkan bila ada petugas linma dan KPPS yang harus dilarikan ke rumah sakit. Berikan Santunan Rp 127 Juta dan Beasiswa Rp 144 Juta

CELUPKAN– Wali Kota Madiun, Maidi mencelupkan jari kelingkingnya ke tinta usai menggunakan hak pilihnya pada pemilu 2024 di TPS 22, Jalan Merpati, Kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Jawa Timur, Rabu (14/2/2024).

Pemerintah Kota Madiun memberikan santunan bagi kepada ahli waris Sugiyono (60), anggota Satlinmas yang meninggal mendadak di TPS 06, Kelurahan Ngegong, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Jawa Timur, Rabu (14/2/2024). Jumlah santunan yang diberikan uang tunai Rp 127 jutaan dan beasiswa bagi dua anak korban senilai Rp 144 juta.

Baca Juga  Wawancara Tentang UHC BPJS Kesehatan Di TVRI Kalbar

Wali Kota Madiun, Maidi mengatakan santunan dan beasiswa yang diberikan ahli waris korban sudah sudah masuk dalam asuransi. Tak hanya petugas linmas, seluruh petugas KPPS juga mendapatkan asuransi bila meninggal saat bertugas.

“Saya dengan Ketua KPU sudah ancang-ancang semua petugas dari pemilu semua diasuransikan. Dan 6000 linmas tidak hanya waktu pemilu saja. Jadi kalau ada yang meninggal saat bertugas akan mendapatkan santunan seratusan juta rupiah,” demikian Maidi.

Pos terkait