Pesan Tersirat di Balik Hut Ke-41 PPM, Dear Kamu Serta Barisan Millenial Bermental ‘Pecundang Lagi Penikmat’ Jerih-payah Para Tokoh Pejuang Kemerdekaan Indonesia! Apa Tega?

Hut Ke-41 Pemuda Panca Marga (PPM) di Jalan Jenderal Ahmad Yani 10 (Komplek Terminal Madya) Kisaran

Beritatrends, Asahan – Jajaran pengurus Pemuda Panca Marga (PPM) disegala tingkatan mulai dari Pusat, Daerah, Cabang hingga Ranting maupun Komisariat se-Indonesia beserta sayap-sayap organisasinya memperingati Dirgahayu atau Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-41 tahun (22 Januari 1981 – 22 Januari 2022).

Tak ketingggalan, para pengurus, kader/anggota dan simpatisan PPM yang tersebar di 25 Kecamatan di seluruh wilayah Asahan, Sumut juga turut merayakan hari lahir yang diselenggarakan pada Sabtu (22/01/2022) di kantor/sekretariat/markas bersama, Jalan Jenderal Ahmad Yani 10 (Komplek Terminal Madya) Kisaran.

Amatan wartawan, kegiatan yang mengusung tema “Melalui Peringatan HUT yang ke-41 Tahun, PPM sebagai Anak ‘Biologis’ dari LVRI akan Tetap Solid untuk Merawat dan Menjaga SJN sesuai Pancasila dan Pembukaan UUD 1945” ini disambut cukup antusias oleh para anggota, simpatisan serta tamu dan undangan.

Meski jauh dari kesan mewah (sederhana), namun pelaksannan tersebut tetap khidmat dan lumayan berkesan, karena dipenuhi oleh semangat persaudaraan dan rasa kekeluargaan yang begitu hangat, disamping selama kegiatan, pihak panitia dan peserta acara tetap mematuhi dan menerapkan disiplin protokol kesehatan (Prokes) ketat.

Rangkaian acara demi acara pun dilaksanakan, sekira pukul 10.00 WIB, kegiatan diawali dengan silaturahmi sekaligus temu ramah antar unsur pengurus cabang (PC) dan pengurus daerah (PD) dengan pengurus pusat (PP) Pemuda Panca Marga (PPM) beserta Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) secara jarak jauh.

Komunikasi virtual/online/daring melalui aplikasi ‘Zoom Meeting’ tersebut langsung dari Gedung Veteran Jakarta. Usai zoom meeting, kegiatan pun dilanjutkan dengan peringatan HUT di masing-masing PD dan PC yang tersebar di seluruh Indonesia.

Dalam arahan dan bimbingannya, Ketua Umum (Ketum) PP PPM Berto Izaak Doko didampingi Ketua Umum DPP LVRI Mayjend (Purn) Sayful Sulun beserta pengurus dan unsur sayap organisasi lainnya menyampaikan, melalui peringatan HUT ke-41 ini, kepada segenap anggota maupun simpatisan PPM yang merupakan ‘anak biologis’ dari LVRI tersebut agar tetap solid dan kompak.

“Sudah sepantasnya para anak-anak maupun cucu beserta cicit pejuang kemerdekaan RI yang tersebar di seluruh pelosok nusantara agar bahu-membahu dan bersatu untuk merawat ke Bhinnekaan dan menjaga keutuhan NKRI serta apa-apa saja yang telah diwariskan oleh para pendahulu dan tokoh-tokoh pejuang kita. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya,” sebut Berto Izaak.

Senada dengan Ketum PP PPM, Ketua Umum DPP LVRI Mayjend (Purn) Sayful Sullun mengingatkan dan berpesan kepada segenap kader dan simpatisan serta masyarakat Indonesia pada umumnya agar tidak melupakan sejarah dari para pahlawan dan tokoh dan pejuang perintis kemerdekaan RI.

“Jas merah (jangan sekali-kali melupakan sejarah) seperti kata Bung Karno. Saya juga berpesan dan mengajak kepada seluruh anggota LVRI dan PPM dimanapun berada, serta masyarakat Indonesia pada umumnya, terutama generasi penerus bangsa agar jangan takut untuk menyuarakan gagasan, pemikiran dan membuat terobosan-terobosan jitu demi bakti untuk negeri.

Jangan tanyakan apa yang sudah Indonesia berikan padamu, tapi patrikan dalam hati dan pikiranmu apa yang akan dan atau sedang dan atau rencanakan dan berikan pada ‘Ibu Pertiwi-mu’ (Indonesia) ini”, sebut Syaiful Sullun yang disambut riuh dan tepuk tangan dari para hadirin sambil meneriakkan yel-yel penyemangat khas perjuangan.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Dewan Pembina PPM Asahan yang juga Dandim 0208/AS Letkol Inf. Sri Marantika Beruh, S. Sos, M. I.Pol., diwakili Kepala Seksi Teritorial (Pasiter) Kapten Inf. Edhi Yanto dalam sambutannya menyampaikan, ucapan terima kasih serta memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada keluarga besar LVRI dan PPM Asahan.

Kapten Edhi juga menyampaikan permohonan maaf dari pimpinan yang berhalangan hadir karena sedang berada di Makodam I/BB terkait tugas kedinasan.

“Bapak Dandim menyampaikan permohonan maaf kepada para tamu dan undangan khususnya keluarga besar LVRI, DHC ’45 dan PPM Kabupaten Asahan. Saat ini pimpinan kami sedang berada di Makodam terkait sertijab yang direncanakan pada senin 925/010 ini”, kata Kapten Edhy.

Ditambahkannya, dirinya juga menyampaikan pesan dari Dandim 0208/AS di hari jadi PPM yang ke-41 ini, kepada seluruh anggota PPM khususnya di wilayah teritorialnya, dia berharap semangat gotong-royong, etos kerja, jiwa empati dan rasa peduli terhadap sesama terutama para veteran dan keluarganya agar selalu dijunjung tinggi, terlebih di situasi pandemi Covid-19 saat ini.

“Marilah kita semua dengan segala daya dan upaya serta segenap jiwa dan raga berperan aktif dan ikut serta membantu pemerintah dalam memutus mata rantai penularan Covid-19 serta untuk menuju era kenormalan baru agar kesehatan pulih, ekonomi bangkit. Salah satunya dengan cara, ikut mensukseskan program vaksinasi massal dan tetap mengikuti disiplin protokol kesehatan. Pakai masker harga mati, tidak pakai masker bisa mati”, tutupnya semangat, PC Ppm Kabupaten Asahan.

Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang Pemuda Panca Marga (PC PPM) Kabupaten Asahan Musa Siregar SH didampingi Bendahara Irwan Panjaitan SH serta Komandan Markas Cabang Resimen Yudha Putra PPM Asahan Sempurna Bangun ditemui wartawan disela-sela acara mengatakan, dirinya bersama jajaran sangat menghargai dan memberikan atensi lebih serta terima kasih kepada para pejuang yang tergabung dalam LVRI dan Dewan Harian Cabang Angkatan 45 (DHC ’45) Asahan.

“Republik ini (Indonesia) dapat keluar dari cengkraman penjajah itu semua berkat jasa para orang tua kita (para tokoh pejuang-pejuang dan tokoh pahlawan serta veteran) pada masa lampau. Kita sebagai generasi penikmat hasil kemerdekaan RI, perlu diingat kita hanya dituntut untuk mempertahankan dan meneruskan bukan merebut.”, tegas Musa yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin) Kabupaten Asahan kepada para wartawan di lokasi, Sabtu sore.

Terakhir, Penasihat Hukum yang saat ini juga menaungi beberapa Y-LBH dan aktif memperjuangkan hak-hak pekerja hingga dipercaya menjabat sebagai Wakil Ketua K-SPSI Asahan berharap kepada khalayak, khususnya masyarakat Asahan, Batubara dan Tanjung Balai khususnya bagi generasi penerus (millenial) agar lebih peduli dan peka serta tidak apatis terhadap sekitar, terlebih dalam menumbuhkan jiwa, semangat dan nasionalisme (JSN) serta cinta tanah air.

“Tonggak estafet keberlangsungan bangsa dan negara ini ada di tangan para generasi penerus khususnya bagi muda-mudi pemilik usia produktif (umur antara 17-35 tahun), hal itu sesuai dengan program ‘Generasi Emas 2045’.

Maka dari itu, saya mengingatkatkan bagi diri saya sendiri dan kepada kita semua agar jangan terlena dan hanyut dalam eufhoria arus globalisasi dewasa ini. Kita harus patut waspada dan tetap mawas diri”, pungkasnya.

Sebelumnya, beberapa hari sebelum hari-H, para pengurus cabang PPM bersama Resimen Yudha Putra Asahan berziarah dan melaksanakan tabur bunga ke taman makam pahlawan (TMP) serta sebagian pengurus melaksanakan kerja bakti (korve).

Selain itu, mengadakan bakti sosial baik berupa penyantunan anak yatim, pemberian sembako atau penalih kasih terhadap para veteran dan atau keluarganya, maupun pembagian masker bagi warga sekitar dan pengguna jalan raya.

Turut hadir sebagai tamu dan undangan khusus, Ketua LVRI Asahan Lassam Martadinata bersama keluarga veteran pengurus lainnya, para ketua organisasi kemasyakatan, kepemudaan.

Perwakilan ASN Pemkab Asahan dari Bakesbang Polinmas, beberapa youtuber tv streaming online, awak media koran/majalah/tabloid, media online/daring, serta sebagian warga sekitar lokasi acara yang ikut merasakan perayaan HUT PPM ke-41 tersebut.

Pos terkait