DPD LPAKN RI Projamin Lampung Segera Laporkan Dugaan Penyelewengan Dana Desa (DD) Pekon Bulokarto Kecamatan Gading Rejo

Hermawansyah

Beritatrends, Pringsewu – Ketua DPD LPAKN RI Projamin Lampung (Hermawansyah) akan segera laporkan dugaan penyelewengan penggunaan anggaran Dana Desa Pekon Bulokarto terkait Program kebijakan Kepala Pekon (Kapekon) Bulukarto, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu yang sempat naik dalam pemberitaan sebelumnya disalah satu media online yang ada di Kabupaten Pringsewu Lampung selain terancam akan dilaporkan terkait berbagai dugaan penyelewengan dalam merealisasikan Dana Desa (DD) tahun 2022, kini muncul lagi Pengadaan Akomodasi Kendaraan Sampah) Rp 30.000.000 juga dari DD tahun 2022 yang lalu.

Pasalnya berdasarkan sumber media ini mobil sampah yang digunakan pemerintahan Pekon tersebut diduga merupakan mobil sewaan bukan mobil yang dibeli berdasarkan anggaran yang sudah disiapkan karena menurut Agus dirinya hanya sebagai sopir

“Saya sebagai sopir tidak tahu menahu terkait mobil sampah ini,” kata Agus Sabtu (06/04/2023)

Namun menurut sumber lainnya yang layak dipercaya serta tidak mau disebutkan namanya mengatakan bahwa jika mobil ini milik pemerintahan Pekon dan dibeli berdasarkan anggaran yang tersedia sebesar Rp 30.000.000,- maka tersebut mempunyai STNK dan BPKB nya

“Untuk membuktikan kebenaran informasi tersebut itukan gampang saja tinggal tanyakan STNK dan BPKB mobil itu ada atau tidak dan dibeli dengan harga berapa harus ada surat jual belinya, ” katanya

Diberitakan sebelumnya Persoalan Dana Desa (DD) tahun 2022 di Pekon Bulukarto, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Lampung Nurdin diduga kuat telah menyalahgunakan anggaran tersebut seperti disampaikan beberapa narasumber yang berhasil dikonfirmasi

Seperti disampaikan Gabungan kelompok tani (Gapoktan), ketua kelompok tani wanita (KWT) dan lumbung milik pekon ternyata lumbung milik petani.

Seperti disampaikan Noni Ketua Gapoktan Pekon Bulukerto Kecamatan Gading Rejo saat di konfirmasi oleh Media ini Selasa (02/05//2023) mengatakan bahwa terkait bibit cabai yang dianggarkan oleh pekon tahun 2022 senilai Rp 6.500.000,- pihaknya tidak menerimanya.

Baca Juga  Pastikan One Way dan Pengalihan arus Balik Berjalan Lancar

“Kami tidak menerima sama sekali anggaran yang disebut-sebut tersebut sebesar Rp 6.500.000,- oleh pihak pemerintah Pekon Bulukarto,” tegas Noni.

Selanjutnya Maryanti ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) saat di konfirmasi Rabu (03/05/2023) terkait bimbingan teknik (bintek) yang dianggarkan tahun 2022 sebesar RP 12.725.000,- pihaknya mengaku tidak pernah menerimanya.

“Seingat saya sejak adanya Corona virus disease 2019, disingkat Covid-19 sampai sekarang belum ada namanya Bimtek, apalagi soal anggaran saya tidak tahu sama sekali,”bebernya.

Masih diwaktu yang sama Rabu (03/05/2023) berbekalkan telah dilakukan pelusuran oleh media ini terkait adanya anggaran DD tahun 2022 Lumbung Pangan ada di RT 01, tetapi setelah dipertanyakan lumbung tersebut milik kelompok tani namun data yang kami miliki bahwa untuk anggaran ketahanan pangan milik desa (lumbung) RP 66.562.400,-.

Yang lainnya reaisasi DD tahun 2022 yang lainnya juga ya aparat diduga telah disalahgunakan dipertanyakan yakni pembangunan Talud Penahan Tanah (TPT) yang terletak di Jln Tani Dusun II Rp. 36.360.000,- pembangunan TPT Jl Tani Dusun I) Rp 66.360.000,- peralatan Kesenian (Pembinaan sanggar seni dan budaya) Rp. 19.634.880,-

Sementara kapekon Bulokarto Nurdian saat dikonfirmasi terkait hal tersebut diatas Jumat (12/05/2023) yang bersangkutan dengan nada emosi mengatakan silahkan datang ke kantor Pekon saya tunggu, tak tunggu di Balai Pekon,”tegas Nurdin

“Ketua DPD LPAKNRI Projamin Lampung saat ditemui beberapa media online dirinya mengatakan bawa dirinya akan segera melaporkan kepala Pekon Bulokarto terkait dugaan penyelewengan penggunaan anggaran dana desa tahun anggaran tahun 2022,”tegasnya

Pos terkait