Penilaian Sumatif Akhir Jenjang, Baru 50% SD di Magetan yang Gunakan Chromebook

Penggunaan Chromebook Saat Penilaian Sumatif Akhir Jenjang di SDN Ngariboyo 3

Beritatrends, Magetan – Saat ini, Penilaian Sumatif Akhir Jenjang Kelas VI Tahun Pelajaran 2022/2023 di Sekolah Dasar (SD) tengah berlangsung.

Berdasarkan jadwal yang diperoleh, penilaian sumatif telah dimulai sejak tanggal 15-20 Mei mendatang.

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora) Magetan, Suwata mengatakan, pelaksanaan ujian kali ini berjalan secara daring melalui aplikasi.

“Untuk sumatif atau ujian sekolah yang kemarin sudah berjalan, sekarang by aplikasi. Kita sudah ada tim akhirnya untuk sumatif kita sudah berbasis IT, bisa pakai HP,” jelasnya, Rabu (17/5/2023).

Menurut pantauan media, pelaksanaan ujian di masing-masing sekolah dilakukan secara berbeda, yakni sebagian telah menggunakan chromebook (semacam laptop) milik sekolah, sebagian lainnya masih menggunakan smartphone.

Adapun untuk smartphone, peserta didik diharuskan membawa dari rumah, ataupun beberapa mendapat pinjaman dari gurunya.

Suwata menilai, penggunaan smartphone saat ujian dapat mengurangi kecurangan, lantaran dilakukan secara serentak dalam satu waktu.

“Chromebook di masing-masing sekolah kadang juga tidak seimbang dengan jumlah siswanya. Kalau menggunakan chromebook semua nanti giliran terlalu panjang. Dan ujian ini bukan nasional tapi sekolah, misalnya soalnya sama nanti bisa tanya ke yang sudah mengerjakan dulu,” katanya.

Diakui Suwata, baru 50% SD di Magetan yang menggunakan chromebook bantuan dari pemerintah.

Hal ini berbeda dengan SMP atau SMA yang telah menyediakan fasilitas lab komputer di sekolahnya.

“SD Negeri saja di Magetan ada 385 sekolah, ya mungkin 50% sudah punya chromebook,” terangnya.

Saat ditanya apakah akan ada pemerataan bantuan chromebook ke seluruh sekolah, Suwata menyebut penyaluran dilakukan setiap tahun, akan tetapi dengan jumlah yang terbatas.

Baca Juga  Kapolres Ponorogo Gelar Dialog Dengan Mahasiswa

“Kalau chromebook kita setiap tahun, tapi jumlahnya terbatas,” pungkasnya.

Pos terkait