SMK Bina Karya Medika Ponorogo Gelar Wisuda 145 Siswa Di Nyatakan Lulus Semua

Kepala sekolah SMK Bina Karya Medika Moh. Muntaha M.Pd

Britatrends., Ponorogo  – WISUDA adalah suatu proses pelantikan kelulusan siswa yang telah menempuh masa belajar pada suatu jenjang Sekolah. Pada umumnya prosesi wisuda dengan Protokoler yang diawali dengan prosesi masuknya Pimpinan Lembaga / Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Kepala Kompetensi Keahlian ataupun Managemen Sekolah lainnya guna mewisuda para calon wisudawan / wisudawati. Untuk pertama kalinya di masa pandemi Covid-19 SMK Bina Karya Medika menggelar acara wisuda tahun ajaran 2021-2022 pada hari sabtu (04/06/2022). Di hadiri oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Ponorogo dan Magetan, Pengawas SMK, Kasi SMK, Cabdin Ponorogo, Pengawas Yayasan Sekolah, serta jajaran dari Rumah Sakit, Pewarat, dan Apotik di Ponorogo.

Moh. Muntaha M.Pd selaku kepala Sekolah SMK Bina Karya Medika mengatakan untuk pertama kalinya SMK Bina Karya Medika melalukan wisuda tatap muka di masa pendemi covid-19 angkatan-8 dengan menghadirkan wali murid para siswa-siswi. Selain itu para siswa-siswi, wali murid dan para guru tidak lupa menaati prokes dari pemerintah, persiapan dimulai dengan pengecekan suhu badan, memakai dan membawa hand sanitizer dan memakai Masker.

” Harapan kedepannya SMK Bina Karya Medika bisa tambah maju, berkembang menjadi sekolah kesehatan pusat keunggulan di kabupaten Ponorogo serta bertambah banyak peminatnya.” Ujarnya

SMK Bina Karya Medika Berdiri pada tahun 2012- sekarang tepatnya di jalan D.I Panjaitan No.100 E Purbosuman, Kec. Ponorogo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur 63417 TERAKREDITASI A, KOMPETENSI : °Keperawatan, ° Farmasi, ° Teknologi Lab. Medik. Dengan setiap tahun bertambah banyak siswa-siswi yang mendaftar, menjadikan SMK Bina Karya Medika Semakin Maju dan di kenal Banyak masyarakat.

Dengan VISI : Terwujudnya SMK Kesehatan Bina Karya Medika Ponorogo sebagai sekolah kesehatan yang unggul berdasarkan IPTEK dan IMTAQ.

MISI : 1. Menerapkan kurikulum yang relevan
2. Menyelenggarakan pendidikan pelatihan berbasis produksi
3.Mengembangkan sekolah berbasis keunggulan lokal
4.Mempererat kerjasama dengan seluruh pemangku kepentingan
5.Memfasilitasi praktikum dengan alat yang canggih
6.Menumbuh kembangkan budaya keagamaan di sekolah.

Pos terkait