Bupati Madiun, Hari Wuryanto dan Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi berfoto bersama dengan puluhan jukir dalam kegiatan pembinaan 70 petugas juru parkir yang digelar Dinas Perhubungan Kabupaten Madiun di Rumah Makan Icha Orient Tarsan di Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Selasa (19/5/2026).
Beritatrends, Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto menyatakan petugas parkir merupakan garda terdepan pemerintah daerah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Untuk itu, sikap ramah dan pelayanan yang baik menjadi hal penting yang harus dimiliki setiap juru parkir di Kabupaten Madiun.
Penegasan itu disampaikan Bupati Madiun, Hari Wuryanto saat menjadi pembicara pada kegiatan pembinaan 70 petugas juru parkir yang digelar Dinas Perhubungan Kabupaten Madiun di Rumah Makan Icha Orient Tarsan di Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Selasa (19/5/2026).
“Petugas parkir itu wajahnya Pemerintah Kabupaten Madiun yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Untuk itu saya berharap para petugas parkir bisa memberikan layanan terbaik, ramah, sopan, dan santun,” ujar Bupati Hari Wur.
Selain Bupati Madiun, Hari Wuryanto, kegiatan itu juga dihadiri Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Madiun, Suryanto dan Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun, Achmad Hariyanto Mayangkoro.
Hari Wuryanto mengatakan pembinaan diperlukan agar para petugas parkir memahami tugas dan tanggung jawabnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Orang nomer satu di Pemkab Madiun itu mengingatkan pentingnya menjaga sikap saat bertugas di lapangan.
Ia khawatir bila jukir bersikap tidak sopan berdampak menurunkan sikap kepercayaan kepada masyarakat terhadap layanan parkir. Terlebih saat ini masyarakat mudah memviralkan sesuatu di media sosial. “Kalau melayani dengan arogan atau tidak sopan, sekarang mudah sekali viral di media sosial,” kata Bupati Hari Wur.
Sementara itu Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi mengatakan peningkatan kualitas pelayanan parkir juga berdampak pada optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor parkir. Terlebih saat ini banyak warga Kabupaten Madiun yang sudah mengikuti program parkir berlangganan. “Kalau masyarakat merasa aman dan nyaman, mereka juga akan tertib membayar kewajibannya. Otomatis PAD Kabupatn Madiun juga bisa meningkat,”tutur Purnomo.
Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun, Achmad Hariyanto Mayangkoro meminta agar para jukir jujur saat menjalankan tugas di lapangan. Pasalnya kejujuran petugas parkir dapat mencegah kebocoran pendapatan daerah. “Memangnya nilainya tidak banyak. Tetapi sikap jujur jukir akan membantu pembangunan di daerah,” kata Achmad.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Madiun, Suryanto mengatakan dalam pembinaan itu para petugas parkir mendapat penguatan terkait disiplin kerja, tanggung jawab, hingga etika pelayanan publik. Selain itu puluhan jukir dibekali pemahaman mengenai tugas pokok petugas parkir, seperti mengatur kendaraan keluar-masuk kawasan parkir, menjaga ketertiban area parkir, hingga memberikan rasa aman kepada pengguna jasa. “Juru parkir kami minta untuk selalu memberikan karcis resmi kepada pengguna kendaraan. Selain itu jukir kami sampaikan untuk mengarahkan kendaraan dengan sopan dan jelas dan mematuhi seluruh prosedur yang berlaku,” demikian Suryanto.





