Magetan Jadi Tuan Rumah Kejurprov Forki Jawa Timur

Pembukaan. Kejurprov Forki Jawa Timur

Beritatrends, Magetan – Pembukaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Karate Federasi Olahraga Karate – Do Indonesia (Forki) Provinsi Jawa Timur Tahun 2022 mengharapkan ajang ini dapat menjadi upaya mengukir prestasi dan mengharumkan negeri.

Ini adalah momen yang tepat karena akan menyambut Porprov, kemudian ada Kejuaran Nasional.

Kejurprov ini dapat menjadi evaluasi sejauh mana pembinaan yang dilakukan oleh pimpinan perguruan di daerah kabupaten kota.

Ini ajang seleksi para atlet karate agar menciptakan bibit unggul yang bisa dibanggakan, dapat mengharumkan nama daerah maupun negara Indonesia.

Bupati Dr. Drs. H. Suprawoto, SH. M.Si mangatakan, pihaknya berterima kasih, Magetan diberi kepercayaan untuk menjadi tuan rumah kejuaraan karate Forki Jawa Timur Tahun 2022, tentu ini sebuah kehormatan, ivent-ivent seperti ini Alhamdulillah diperbanyak, apalagi ini adalah olahraga, olahraga itu tentu membentuk kekuatan tubuh, sehingga imun ditengah pandemi ini sangat di perlukan.

“Kepada seluruh jajaran Forki Jawa Timur diucapkan terimakasih, dan sekaligus saya berpesan kepada seluruh atlet yang bertanding jaga supportifitas, kalah menang itu soal lain, karena proses tidak pernah mengkhianati hasil, sehingga kita nanti akan melihat bahwa yang juara adalah yang memang sudah mempersiapkan dengan sebaik-baiknya, yakinlah tadi wasitnya sudah janji wasit, janji atlet, ada sumpah karate, tentu ini menjujung tinggi dan insyaallah akan yang terbaik,”ujarnya.

Ditempat yang sama Samsul Muarif, S.E Ketua Umum Forki Jatim mengatakan, Orientasi kedepan hasil dari pada kejuaraan profesi ini kita akan mendapatkan bibit-bibit unggul, jadi atlet-atlet ini sudah terseleksi di masing-masing Kabupaten/Kota, dan di 22 Perguruan yang ada diwilayah Jawa Timur.

Untuk ivent ini kita hanya membatasi dua sampai empat perkelas, dari Kabupaten/Kota ataupun dari perguruan, yang mana itu sudah terseleksi dari perguruan masing-masing, sehingga pada pagi hari ini akan kita serahkan seleksi lanjutan yang mana hasil seleksi lanjutan ini akan kita bawa ke ranah yang lebih atas.

Bawasannya ivent yang lebih besar, ivent untuk kejurnas ada ivent untuk PON yang akan datang di Aceh, jadi melalui ini kita padukan kita sinergikan antara juara-juara dari Porvop, kemarin kejuaraan 7 Prov, pada pagi hari ini kita padukan nantinya insyaallah bulan depan kita adakan Selekda, semuanya nanti secara transparansi akotabel, sehingga kita bisa untuk mendapatkan atlet-atlet yang berpotensi, tidak ada korelasi apapun untuk Forki Jatim ini bawasannya kita obyektif dalam suatu penilaian, ini memang ada aturan-aturan ragulasi tertentu yang sudah ada dari bagi PON ataupun Jurnas.

Jadi setiap kategori yang di PON nanti perkelas 1 orang tapi untuk Kejurnas 1 orang, maka dari itu kita membutuhkan per item untuk kelasnya kalau di PON 13 anak, seleksinya sebegitu ketat sekali, seleksi pada pagi hari ini juga pesertanya kurang lebih 1067 peserta, jadi sangat-sangat berjenjang sekali, indeknya, sekmennya, fariabelnya juga instrumennya sangatsangat dibutuhkan, kita lihat nanti orientasinya, hasil pada pagi hari ini kita nanti rundingan bersama komunikasi komitmen kita bangun bersama ada diwilayah Jatim, disimpulkan yang terbaik, dan berpaa atlet yang akan kita kirim, sesuai dengan regulasi-regulasinya,”ungkapnya.

Ditambahkan dr. Pangayoman, MM selaku ketua Forki Magetan mengatakan, ini baru pertama kali dijenjang lebih tinggi di provinsi, biasanya kita menyelenggarakan ivent ini di tingkat Kabupaten, kali ini kita mendapat kepercayaan dari Forki Provinsi untuk melaksanakan kejuaraan tingkat Provinsi.

“Magetan hanya menyiapkan 20 atlet, untuk pelajar saja, ada juga senior 2 orang, kalau total peserta ada 737 peserta yang hadir pada pagi hari ini, 1067 kelas dari 23 Kabupaten/Kota dan TNI/Polri, untuk targetnya kita ditingkat provinsi baru 2 perunggu, tapi semoga nanti ada peningkatan, kalau target kita 3 perunggu itu sudah bagus,”harapan Pangayoman.

Dan menurut Muhammad Albara , selaku dewan pembina Forki Jatim mengatakan, pertama saya di sini sebagai dewan pembina di percaya oleh ketua Forki Jawa timur, harapanya dari kejuaraan-kejuaraan atau lomba-lomba yang sudah diselenggarakan oleh Forki Jawa Timur ini muncul atlet-atlet yang berkualitas sehingga kemudian mampu berlaga bertanding di event event nasional maupun internasional,

“Kedepan ini juga ada event-event nasional yang diselenggarakan di Aceh atau nanti PON di 2024, kita berharap atlet-atlet Jawa Timur ini bisa meraih emas atau menjadi juara,”pungkasnya. (Ajeng/Faris)

Pos terkait