Pesawat Tempur Lanud Iswahjudi Latihan Isi Bahan Bakar di Udara

Beritatrends, Magetan – Guna bisa menambah Radius Action dan Loiter Time dalam sebuah misi penerbangan, Pesawat tempur F-16 milik TNI AU mengikuti latihan mengisi bahan bakar di udara atau Air To Air Refueling bersama pesawat Tanker milik Amerika Serikat, yaitu Boeing KC-135 Statotanker Hawaii Air National Guard.

Komandan Lanud lswahjudi Marsma TNI Irwan “Buzzard” Pramuda, SE, MM Tinjau pelaksanaan Latihan Air To Air Refueling Pesawat F-16 langsung dari backseat Pesawat T-50i Golden Eagle, Rabu (1/3/2023).

Dengan menggunakan 2 pesawat T-50i Golden Eagle Skadron Udara 15 dengan call sign Lion Flight dan Pilot In Command Mayor Pnb Stevia “Spider” Andy Kusuma
dan Wingman Lettu Pnb Yuan “RedKite” dan Lettu Pnb Arief “Augurey” Yudha, Danlanud Iswahjudi memantau langsung dari cockpit T-50i pelaksanaan Latihan pengisian bahan bakar di udara pesawat F-16.

Dengan daerah Latihan aerodrome Lanud Iswahjudi, latihan ini melibatkan dua Home Base yang berbeda dimana untuk F-16 di Lanud Iswahjudi dan Pesawat Boeing KC-135 dari Lanud I Gusti Ngurah Rai, Bali, Latihan Air To Air Refueling ini juga ikut sertakan Para Penerbang Tempur F-16 TNI AU baik dari Skadron Udara 3, 14 dan 16 dengan Instruktur dari Hawaii Air National Guard, Amerika Serikat.

Melalui Latihan ini diharapkan para penerbang pesawat tempur F-16 dapat memiliki kemampuan Air to Air Refueling, sehingga Pesawat F-16 bisa menambah radius Action dan Loiter Time dalam melaksanakan operasi dan Latihan.

“Pelatihan Air to Air Refueling ini bertujuan untuk mencetak para penerbang pesawat tempur F-16 agar memiliki kemampuan Air to Air Refueling, sehingga Pesawat F-16 bisa menambah radius Action dan Loiter Time dalam melaksanakan operasi dan latihan,” kata Danlanud Iswahjudi.

Baca Juga  KKP Pilih Desa Sumber Dodol Jadi Pilot Project Budidaya Ikan

Lebih lanjut, Danlanud berpesan kepada para siswa untuk mengikuti pelatihan ini dengan serius, penuh semangat dan rasa tanggung jawab.

Pasalnya latihan mengisi bahan bakar di udara ini merupakan pertama kali dalam 27 tahun terakhir.

“Saya berharap kepada para penerbang, agar mengikuti setiap tahapan pelatihan sesuai prosedur yang ada, sehingga dapat memberikan hasil yang optimal,” imbuh Danlanud Iswahyudi.

Pos terkait