Sarasehan Peringatan Hari Guru dan HUT PGRI ke-76 tahun 2021 di Magetan

Sarasehan Peringatan Hari Guru dan HUT PGRI ke-76 tahun 2021.

Beritatrends, Magetan – Sarasehan dalam rangka Peringatan Hari Guru dan HUT PGRI ke-76 tahun 2021 di gelar di Pendapa Surya Graha, Selasa, (21/12/2021).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Kabupaten Magetan didampingi, Kepala Dinas Dikpora, Ketua PGRI Magetan, serta perwakilan guru di Kabupaten Magetan.

Secar virtual, Ketua PGRI Jawa Timur Teguh Sumarno menyampaikan dalam sambutannya, pada tanggal 25 November sebagai organisasi profesi PGRI merupakan kekuatan strategis dalam edukasi, kebijakan pendidikan dengan kekuatan akses organisasi kependidikan yang menyatu, ditambah dengan adanya perluasan akses maka mutu pendidikan akan meningkat.

“Teknologi harus kita gunakan untuk beradaptasi dengan zaman, untuk itu literasi budaya kita kembangkan, selain daripada itu literasi pendidikan dan literasi ekonomi juga harus kita siapkan untuk menyongsong perubahan perubahan di masa depan,” jelasnya.

Dikesempatan yang sama Bupati Magetan Suprawoto, dalam sambutan yang dibacakan oleh Sekdakab Magetan Hergunadi menyampaikan, bahwa guru itu harus menyesuaikan dengan perkembangan zaman dalam memberikan pelajaran, sehingga para murid bisa bersaing dengan negara lain. Untuk itu harus meningkatkan kepercayaan diri bagi anak didik di magetan, karena budaya-budaya di indonesia sangat beragam dan indonesia adalah negara kuat dan mampu mengatasi segala permasalahan.

Sementara, Suwata Kepala Dinas Dikpora Magetan mengatakan, banyak program guru yang harus dijalankan oleh Dinas Dikpora Magetan, salah satunya adalah terkait kompetensi guru.

“Kita harap semua guru meningkatkan kompetensi, karena sudah menjadi kewajiban guru,” terangnya.

Apa lagi saat ini telah ditiadakannya ujian nasional, yang diganti dengan assessmen nasional yang dievaluasi langsung oleh pusat.

“Saat ini guru sangat memegang peranan, ketika gurunya kompeten, anaknya juga pasti mutunya baik,” jelas Suwata.

Saat ini proses peningkatan kompetensi guru telah dilakukan, dangan para guru banyak yang melakukan kegiatan untuk meningkatkan kompetensi mereka.

Selain itu juga ada guru penggerak, Kabupaten Magetan sendiri telah mengirim sebanyak 104 guru penggerak untuk peningkatkan kompetensi.

“Juga melalui sosialisasi peningkatan mutu pendidikan, hari ini masih berjalan,” kata Suwata.

Sekitar 4200 jumlah guru yang ada di kabupaten Magetan (Tk, SD, SMP) Negeri, angka tersebut dinilai masih belum memadai.”Terutama untuk SD kita masih banyak kekurangan, sekitar 1.200 guru. Sementara kita pakai GTT,” pungkas Suwata.

 

Pos terkait