58 Penerima Operasi Katarak oleh Kemenkes di RSUD dr. Sayidiman Magetan

Beritatrends, Magetan – Dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia (HLUN) ke-25 Tahun 2024, Kementerian Kesehatan Reublik Indonesia menggelar Kegiatan Bhakti Sosial Operasi Katarak yang berlokasi di RSUD dr. Sayidiman Magetan, Jawa Timur. Sabtu (29/06/2024)

Bhakti Sosial Operasi Katarak kali ini dibuka secara langsung oleh Pj. Bupati Magetan, Hergunadi, yang bekerjasama dengan Sentra Terpadu Kartini di Temanggung dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Jawa Timur, RSUD dr. Sayidiman Magetan, Dinas Kesehatan, dan Dinas Sosial Kabupaten Magetan.

Hadir dalam kegiatan kali ini, Pj. Bupati Magetan, Hergunadi, Kepala Dinas Sosial Magetan, Parminto, Kepala Dinas Kesehatan yang diwakili, Kepala RSUD dr. Sayidiman Magetan yang diwakili, Perwakilan Perdami Jawa Timur, Perwakilan Sentra Terpadu Kartini Temanggung.

Pj. Bupati Magetan, Hergunadi mengucapkan terima kasih kepada Sentra Terpadu Kartini di Temanggung untuk bhakti sosial operasi katarak di RSUD. dr. Sayidiman Magetan, Sabtu (29/06/2024)

“Dengan bhakti sosial operasi katarak dan pemberian bantuan atensi dari kementerian sosial ini semoga bisa bermanfaat bagi masyarakat di Kabupaten Magetan, utamanya bagi penerima bantuan ini,” jelas Pj. Bupati Magetan, Hergunadi.

Lebih lanjut, dalam Bhakti Sosial Operasi Katarak ini tentunya sangatlah berarti dan bermanfaat bagi penerimanya, dan untuk penerima bantuan untuk usaha ini semoga bisa digunakan semaksimal mungkin.

“Kita berharap dengan kegiatan kali ini pastinya akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Magetan,” imbuh Pj. Bupati Magetan.

Sebagai informasi, dalam pelaksanaan Bhakti Sosial Operasi Katarak yang dilaksanakan di RSUD dr. Sayidiman Magetan ini dengan nilai anggaran sebesar kurang lebih Rp.446.509.500.- dengan rincian Bhakti Sosial Operasi Katarak sebesar Rp. 131.913.000.- Dukungan Pemenuhan Kebutuhan Hidup Layak sebesar Rp. 54.845.000,- Pembinaan Kewirausahaan sebesar Rp. 172.176.500,- dan Dukungan Aksebilitas sebesar Rp. 87.575.000,-

Baca Juga  AKABRI 90 Fasilitasi Vaksinasi Covid-19 Bagi Pelajar

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Magetan, Parminto menjelaskan bahwa secara nilai anggaran dalam bhakti sosial kali ini terdapat sekitar Rp. 446.509.500,- yang diperuntukkan peserta operasi katarak, kebutuhan hidup layak, pembinaan kewirausahaan, dan dukungan aksebiliras.

“Total ada 137 penerima manfaat, termasuk yang operasi katarak ini ada sekitar 58 yang mana semua anggaran berasal dari Dipa Kementerian Sosial (Sentra Terpadu Kartini Temanggung) dan kita berterima kasih sekali, karena sudah berulang kali Temanggung memberikan program kepada Pemerintah Kabupaten Magetan,” kata Parminto.

Parminto mengatakan sebetulnya sudah ada bantuan-bantuan semacam ini, baik kewirausahaan, alat bantu gerak dan lain sebagainya itu sudah ada. namun karena jumlahnya itu tidak sedikit maka Pemkab perlu kolaborasi dengan pihak yang ada di luar Kabupaten Magetan.

“Awal data itu penerima operasi katarak itu ada 123 kemudian saat dilaksanakan screening itu yang hadir sekitar 115, dan infonya yang tidak hadir itu sudah melakukan operasi sendiri, kemudian dari 115 itu yang lolos hanya 58, dan sebanyak 58 itu sudah hadir dalam pelaksanaan bhakti sosial operasi katarak ini,” tutur Parminto.

Lebih lanjut, hari ini dilaksanakan operasi dan besuk adalah kontrol pertama para penerima bhakti sosial operasi katarak, dan nantinya H+7 kontrol kedua, dan nantinya semua akan diberikan bantuan transport serta nanti diberikan bantuan paket sembako.

“Hari ini sebanyak 58 itu dilaksanakan operasi katarak, dan besuknya kontrol pertama dan H+7 nanti kontrol kedua. Semua akan diberikan bantuan transport serta diberikan bantuan paket sembako, dan nanti H+7 juga akan diberikan bantuan transport,” ujar Parminto.

Parminto mengatakan, untuk penerima yang tidak lolos itu ada beberapa faktor yang mengakibatkan ketidaklolosannya, antara lain belum parah, dan ada masalah lain yang mengakibatkan tidak bisanya dilakukan operasi katarak.

Baca Juga  Dihadapan Tim Penilai, Pemkab Paparkan Kinerja Magetan Dalam Aksi Penurunan Stunting

“Untuk yang tidak lolos itu ada yang belum parah dan ada beberapa masalah yang mengakibatkan tidak bisanya dilakukannya operasi katarak, dan untuk yang belum parah itu nanti akan kita pantau terus dan akan kita bahas bersama dinas terkait,” akhir Parminto.

Pos terkait